Ibu Hamil Berisiko Alami Gejala GERD
- 26 Jun 2026 13:43 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami GERD selama masa kehamilan akibat perubahan hormon. Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman terutama pada trimester akhir kehamilan.
Melansir Alodoc, gejala penyakit ini sebenarnya cukup umum dialami selama masa kehamilan, tapi sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Nyatanya, naiknya asam lambung bisa memberi dampak yang buruk bagi ibu hamil.
GERD terjadi ketika asam lambung naik menuju kerongkongan, sehingga menimbulkan sensasi panas pada dada. Keluhan tersebut dikenal sebagai heartburn dan kerap dirasakan setelah makan.
Perubahan hormon progesteron selama kehamilan dapat membuat otot katup lambung menjadi lebih rileks. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memicu gejala.
Pertumbuhan janin yang semakin besar juga memberikan tekanan pada lambung selama kehamilan berlangsung. Tekanan tersebut meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks asam lambung pada ibu hamil.
Gejala GERD dapat berupa rasa terbakar pada dada, mual, dan mulut terasa pahit, bahkan mengeluhkan perut kembung serta sering bersendawa setelah makan. Untuk mengurangi keluhan, ibu hamil dianjurkan makan dalam porsi kecil namun lebih sering, sehingga mengurangi tekanan lambung.
Ibu hamil juga disarankan menghindari makanan pedas, berlemak, dan minuman berkafein yang memicu keluhan. Posisi tidur dengan kepala lebih tinggi dapat membantu meredakan gejala pada malam hari.
Segera berkonsultasi dengan dokter jika gejala GERD semakin sering terjadi. Penanganan yang tepat membantu menjaga kenyamanan serta kesehatan ibu dan janin selama kehamilan. (SA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....