Jangan Asal Minum Obat, Kenali Aturan sebelum dan sesudah Makan

  • 22 Apr 2026 21:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Pemahaman mengenai aturan minum obat sebelum atau sesudah makan masih menjadi pertanyaan umum di tengah masyarakat. Padahal, cara konsumsi obat yang tepat sangat berpengaruh terhadap efektivitas pengobatan serta meminimalkan risiko efek samping yang dapat terjadi dalam tubuh pasien.

Sebagai seorang Apoteker, Angga menjelaskan bahwa perbedaan aturan minum obat sebelum dan sesudah makan ditentukan oleh proses penyerapan obat di dalam tubuh serta potensi efek samping yang bisa ditimbulkan, khususnya terhadap kondisi lambung saat menerima zat aktif dari obat tersebut.

Obat yang diminum sebelum makan umumnya dikonsumsi sekitar tiga puluh menit sebelum makan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penyerapan obat di dalam lambung agar dapat bekerja lebih cepat dan optimal tanpa adanya gangguan dari makanan yang masuk ke sistem pencernaan.

“Kalau diminum sebelum makan, biasanya untuk memastikan penyerapan obat lebih maksimal karena tidak ada makanan yang menghambat proses tersebut, sehingga efek terapi bisa dirasakan lebih cepat oleh tubuh,” jelas Angga di Program Sore Ceria RRI.

Sementara itu, obat yang dianjurkan diminum setelah makan memiliki tujuan utama untuk melindungi lambung dari potensi iritasi. Hal ini karena beberapa jenis obat diketahui dapat memicu rasa perih atau gangguan pada lambung apabila dikonsumsi dalam kondisi perut kosong tanpa adanya makanan sebagai pelindung.

Dirinya menambahkan bahwa makanan yang masuk terlebih dahulu ke dalam lambung akan membantu mengurangi dampak langsung obat terhadap dinding lambung, sehingga risiko iritasi dapat ditekan dan pasien tetap merasa nyaman selama menjalani proses pengobatan yang dianjurkan oleh tenaga medis.

Lebih lanjut, ia memberikan contoh jenis obat yang biasanya diminum sebelum makan, seperti obat tekanan darah tertentu yang membutuhkan penyerapan optimal tanpa gangguan makanan agar dapat bekerja secara efektif dalam mengontrol kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Sedangkan untuk obat yang dikonsumsi setelah makan, umumnya adalah obat pereda nyeri atau pain killer seperti ibuprofen dan sejenisnya. Obat-obatan ini memiliki potensi menyebabkan iritasi lambung, sehingga dianjurkan untuk diminum setelah makan guna mengurangi risiko efek samping tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....