3 Kali 1 Bukan Sekadar Jadwal, Ini Penjelasan Medisnya

  • 22 Apr 2026 21:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Banyak masyarakat masih salah memahami aturan minum obat seperti “3 kali 1” atau “2 kali 1” yang sering diberikan dokter. Padahal, cara konsumsi yang tidak tepat dapat memengaruhi efektivitas pengobatan.

Apoteker, Angga dalam wawancara bersama PRO 2 Palu menjelaskan bahwa istilah tersebut bukan sekadar diminum pagi, siang, dan malam, tetapi berkaitan dengan jarak waktu antar konsumsi obat.

“Kalau tertulis 3 kali sehari 1 tablet, artinya diminum satu tablet setiap delapan jam. Jadi bukan sekadar pagi, siang, malam, tapi harus ada jarak waktu yang teratur,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembagian waktu ini penting untuk menjaga kadar obat tetap stabil dalam tubuh agar bekerja secara optimal. “Kalau 3 kali sehari berarti tiap 8 jam, 2 kali sehari tiap 12 jam, dan 1 kali sehari tiap 24 jam. Ini supaya efek obat tetap maksimal di dalam tubuh,” ujarnya.

Sebagai contoh, jika obat diminum pukul 06.00 pagi, maka dosis berikutnya sebaiknya dikonsumsi pukul 14.00 siang dan 22.00 malam. Pola ini kemudian berlanjut secara konsisten setiap hari. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang lupa mengonsumsi obat sesuai jadwal. Angga menegaskan, kondisi ini perlu disikapi dengan benar agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.

“Kalau lupa dan masih belum terlalu jauh dari jadwal, langsung saja diminum saat ingat. Tapi kalau sudah mendekati waktu berikutnya, dosis yang terlewat tidak perlu diminum, cukup lanjut ke jadwal selanjutnya,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggandakan dosis sebagai pengganti obat yang terlewat.

“Yang paling penting, jangan pernah mendobel dosis. Misalnya lupa pagi, lalu siang minum dua tablet sekaligus. Itu tidak boleh, karena bisa meningkatkan risiko efek samping bahkan overdosis,” tegasnya.

Kesalahan seperti ini, menurutnya, masih sering terjadi, terutama di kalangan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami aturan konsumsi obat. Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan lebih teliti dalam mengikuti aturan minum obat sesuai etiket yang diberikan tenaga kesehatan, demi menjaga keamanan dan efektivitas pengobatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....