Pentingnya Merawat Gigi Susu untuk Pertumbuhan Gigi Anak

  • 27 Mar 2026 13:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Gigi susu merupakan gigi pertama yang dimiliki anak sebelum nantinya digantikan oleh gigi permanen. Pertumbuhan gigi susu terjadi secara bertahap dengan urutan tertentu. Meski pada akhirnya akan tanggal, gigi susu tetap perlu dirawat dengan baik karena berperan penting dalam mendukung pertumbuhan gigi permanen di kemudian hari.

Gigi susu memiliki berbagai fungsi penting, di antaranya membantu anak mengunyah makanan, menjaga ruang bagi gigi permanen, serta mendukung perkembangan bentuk wajah. Selain itu, keberadaan gigi susu juga membantu anak berbicara dengan jelas dan meningkatkan rasa percaya diri saat tersenyum.

Pembentukan gigi sebenarnya sudah dimulai sejak bayi masih berada dalam kandungan. Karena itu, kesehatan gigi anak sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi ibu selama masa kehamilan, seperti kalsium, fosfor, vitamin C, dan vitamin D yang berperan dalam pembentukan struktur gigi.

Dokter gigi drg. Faisal mengatakan, banyak orang tua yang menganggap gigi susu tidak terlalu penting karena nantinya akan digantikan oleh gigi permanen. Padahal, perawatan gigi susu sangat menentukan kesehatan gigi anak di masa mendatang.

“Gigi susu tetap harus dirawat dengan baik karena berfungsi sebagai penunjuk arah tumbuhnya gigi permanen. Jika gigi susu rusak atau tanggal terlalu cepat, bisa memengaruhi posisi dan kesehatan gigi tetap,” ujarnya saat di wawancara di ruang prakteknya di Palu.

Umumnya, gigi susu mulai tumbuh saat bayi berusia sekitar 6 hingga 12 bulan dan akan lengkap ketika anak berusia sekitar 3 tahun. Total gigi susu pada anak berjumlah 20 buah yang terdiri dari gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham.

Urutan pertumbuhannya biasanya dimulai dari gigi seri tengah rahang bawah, kemudian diikuti gigi seri tengah rahang atas, gigi seri samping, gigi geraham pertama, gigi taring, hingga gigi geraham kedua yang tumbuh terakhir.

Memasuki usia sekitar 4 tahun, rahang dan tulang wajah anak akan mulai berkembang untuk memberikan ruang bagi pertumbuhan gigi permanen. Pada usia 6 hingga 12 tahun, anak biasanya memasuki masa pergantian gigi atau periode gigi bercampur, yaitu saat gigi susu dan gigi permanen masih ada secara bersamaan.

Orang tua dianjurkan untuk mulai mengajarkan anak menjaga kebersihan gigi sejak dini, seperti membiasakan menyikat gigi secara teratur dan melakukan pemeriksaan gigi secara berkala ke dokter. (AL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....