Cabut Gigi Tak Sebabkan Kebutaan
- 22 Feb 2026 19:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu — Isu yang beredar di masyarakat tentang cabut gigi dapat menyebabkan kebutaan dipastikan tidak benar. Hal itu ditegaskan oleh drg. Rafika Amaliah dalam wawancara program Sore Ceria Pro 2 di Palu.
Menurutnya, anggapan bahwa pencabutan gigi terutama gigi rahang atas dapat berdampak pada penglihatan merupakan mitos yang tidak memiliki dasar medis. Jalur persarafan pada rahang dan mata berbeda, sehingga prosedur pencabutan gigi tidak memengaruhi saraf penglihatan.
“Kalau cabut gigi, pembiusan hanya bekerja pada saraf di area rahang. Tidak sampai ke saraf mata, jadi tidak mungkin menyebabkan kebutaan,” jelas drg. Rafika.
Kekhawatiran sebagian masyarakat terkait risiko kematian setelah pencabutan gigi. Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat kecil dan umumnya berkaitan dengan kondisi kesehatan lain yang sudah dimiliki pasien sebelumnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau sebelum tindakan pencabutan dilakukan, tenaga medis biasanya akan melakukan anamnesis atau wawancara medis untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien. Pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, hingga evaluasi obat-obatan yang sedang dikonsumsi juga menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko.
“Kalau ada kasus sampai meninggal, biasanya ada penyakit penyerta. Prosedur cabut gigi sendiri memiliki risiko yang sangat kecil bila dilakukan sesuai standar medis,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....