Tetap Energik dan Sehat saat Berpuasa
- 19 Feb 2026 07:26 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Menjalankan ibadah puasa di tengah rutinitas harian yang sangat padat, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi kesehatan fisik. Perubahan pola makan dan waktu tidur yang signifikan dapat memengaruhi tingkat energi seseorang dalam menjalani aktivitas rutin setiap hari.
Namun, menjaga tubuh agar tetap prima selama bulan suci Ramadan bukan hal yang mustahil untuk dilakukan dengan cara benar. Kuncinya terletak pada cara mengelola asupan nutrisi dan pola hidup dengan sangat disiplin setiap hari demi kesehatan.
Sahur memegang peranan yang sangat vital sebagai fondasi utama penyedia energi bagi tubuh selama belasan jam ke depan nantinya. Memilih makanan dengan indeks glikemik rendah seperti gandum dan nasi merah, akan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama sekali.
Hindari konsumsi makanan terlalu manis secara berlebihan, karena dapat memicu penurunan kadar gula darah dengan sangat cepat dalam tubuh. Pastikan juga asupan serat dari sayuran hijau masuk ke dalam menu sahur demi kelancaran sistem pencernaan Anda saat berpuasa.
Lalu, sangat penting untuk menerapkan pola minum air mineral yang teratur antara waktu berbuka hingga tiba saat waktu sahur tiba. Minumlah setidaknya delapan gelas air putih sehari, guna memastikan fungsi organ tubuh tetap berjalan secara optimal dan sangat stabil.
Kurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh karena sifatnya yang diuretik dapat memicu hilangnya cairan tubuh secara berlebihan.
Saat waktu berbuka tiba, jangan langsung menyantap porsi besar karena akan membebani kerja sistem pencernaan yang sedang beristirahat lama. Mulailah dengan mengonsumsi buah kurma atau air hangat untuk menenangkan lambung secara perlahan.
Makanan yang mengandung nutrisi seimbang harus segera dipenuhi, agar sel tubuh mendapatkan kembali energi yang hilang selama berpuasa penuh. Hindari gorengan serta makanan bersantan secara berlebihan, karena dapat memicu rasa malas dan kantuk yang sangat luar biasa.
Berpuasa bukan berarti kita harus berhenti total dari segala aktivitas fisik atau olahraga ringan yang biasa dilakukan setiap hari. Olahraga dengan intensitas rendah seperti jalan santai dapat dilakukan menjelang waktu berbuka untuk menjaga kebugaran otot-otot tubuh kita.
Durasi waktu selama tiga puluh menit sudah cukup untuk merangsang sirkulasi darah tanpa harus membuat tubuh merasa sangat lelah. Pilihlah waktu yang paling nyaman bagi Anda agar aktivitas fisik tetap terasa menyenangkan dan tidak membebani kondisi fisik mental.
Menjaga kesehatan dan kebugaran saat berpuasa memerlukan komitmen kuat serta pengetahuan yang tepat mengenai kebutuhan nutrisi harian tubuh kita. Dengan menerapkan strategi yang benar, Anda tetap bisa tampil produktif dan penuh semangat dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah puasa. (JRL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....