Instagram Rilis Fitur Baru, Flagged for Review
- 19 Jun 2024 20:41 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Instagram telah merilis fitur baru 'Flagged for Review', yang memungkinkan pengguna untuk menghapus beberapa pengikut secara massal. Fitur ini berguna untuk mengelola pengikut yang dianggap tidak sehat atau toksik, penyebaran hoax, akun bot hingga konten yang bersifat merugikan.
Fitur ini juga dapat digunakan bagi pengguna dengan pengikut 1000 pengikut atau lebih untuk membantu menjaga lingkungan online mereka agar lebih positif dan aman. Faktanya, media sosial sudah terlalu sering menjadi lingkungan perundungan online dan kejahatan lainnya.
Dengan adanya fitur ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk para pengguna media sosial agar bisa memiliki lingkungan platform yang sehat. Fitur ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi dan meninjau konten yang dianggap sebagai hoax atau berpotensi merugikan.
Ini menjadi langkah Instagram dalam memperkuat upaya mereka untuk melawan disinformasi di platform mereka. Pengguna dapat melaporkan konten dengan cara menandai atau memilih opsi "Laporkan" yang tersedia di bawah setiap unggahan, lalu memilih opsi "Hoax".
Setelah dilaporkan, konten akan ditinjau oleh tim Instagram untuk menentukan apakah perlu diambil tindakan lebih lanjut. Instagram akan melakukan evaluasi terhadap kebenaran konten dan kepatuhan terhadap kebijakan mereka sebelum mengambil keputusan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi penyebaran informasi palsu dan memastikan bahwa pengalaman pengguna di Instagram tetap aman dan kredibel. Fitur ini dapat dijalankan secara otomatis, sehingga pengguna dapat langsung mengetahui akun mana saja yang tidak sehat bagi platform mereka.
Untuk langkah menghapus pengikut yang terkena Flagged for Review, antara lain:
1. Buka aplikasi Instagram, masuk ke profil pengguna dan klik "Pengikut".
2. Klik notifikasi "Flagged for Review".
3. Klik "Hapus semua"
4. Komfirmasi tindakan.
Fitur 'Flagged for Review' ini diharapkan dapat membantu memperbaiki ekosistem informasi di Instagram. Dengan cara memberdayakan pengguna untuk berkontribusi dalam memerangi penyebaran hoaks dan konten yang merugikan.
Sehingga, pengguna dapat lebih mengontrol siapa saja yang bisa mengakses dan berinteraksi dengan konten mereka di Instagram. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan online yang lebih positif dan mendukung. (DNI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....