Deepfake Makin Canggih, Warganet Harus Waspada
- 31 Agt 2026 10:31 WIB
- Palu
Poin Utama
- Teknologi AI memudahkan pembuatan deepfake yang dapat memanipulasi wajah, suara, dan gerakan seseorang dengan tampilan sangat meyakinkan.
- Konten deepfake dapat dengan mudah disalahartikan sebagai informasi asli oleh masyarakat jika tidak diperiksa dengan teliti.
- Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap konten digital yang dibuat menggunakan teknologi AI untuk menghindari penyebaran misinformasi.
RRI.CO.ID, Palu - Perkembangan teknologi AI membuat pembuatan gambar dan video semakin mudah dilakukan. Salah satu teknologi yang perlu diwaspadai adalah deepfake, yaitu konten digital yang dapat memanipulasi wajah, suara, atau gerakan seseorang.
Konten tersebut dapat terlihat sangat meyakinkan ketika dibuat menggunakan teknologi AI. Jika tidak diperiksa dengan teliti, masyarakat dapat menganggap informasi palsu sebagai kejadian sebenarnya.
Melansir Kementerian Komunikasi dan Digital, perkembangan AI telah membuat rekayasa sosial dan deepfake semakin sulit dikenali. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk meningkatkan efektivitas penipuan digital.
Masyarakat perlu berhati-hati ketika menerima video atau rekaman suara yang mengandung informasi sensitif. Terutama jika konten tersebut meminta uang, data pribadi, atau tindakan tertentu.
Memeriksa sumber asli menjadi salah satu langkah penting sebelum membagikan konten. Informasi yang dianggap penting juga dapat dibandingkan dengan pemberitaan media terpercaya atau kanal resmi lembaga terkait.
Warganet juga perlu memperhatikan tanda-tanda yang mencurigakan pada sebuah konten. Gerakan wajah yang tidak natural, suara yang janggal, atau informasi tanpa sumber jelas dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya pendekatan keamanan sejak awal dalam pengembangan teknologi. Konsep security by design diperlukan agar keamanan tidak hanya ditangani setelah terjadi serangan.
Perkembangan teknologi seharusnya memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan masyarakat. Dengan meningkatkan literasi digital, warganet dapat lebih siap menghadapi konten manipulatif dan berbagai ancaman di ruang digital. (gie')
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....