Jangan Asal Klik, Data Pribadi Bisa Dicuri

  • 31 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Penggunaan internet mempermudah aktivitas digital namun membawa risiko signifikan berupa pencurian data pribadi melalui berbagai modus kejahatan siber.
  • Tautan mencurigakan merupakan salah satu pintu masuk utama bagi pelaku kejahatan siber untuk mendapatkan informasi dan data pengguna internet.
  • Modus kejahatan siber dengan tautan berbahaya dapat ditemukan melalui berbagai saluran digital termasuk pesan singkat, email, media sosial, dan aplikasi percakapan.

RRI.CO.ID, Palu - Penggunaan internet membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah dilakukan secara digital. Namun, kemudahan tersebut juga diikuti risiko pencurian data pribadi melalui berbagai modus kejahatan siber.

Tautan mencurigakan dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi pelaku untuk mendapatkan informasi pengguna. Modus tersebut dapat ditemukan melalui pesan singkat, email, media sosial, hingga aplikasi percakapan.

Melansir Kementerian Komunikasi dan Digital, masyarakat diminta agar tidak sembarangan membuka tautan yang mencurigakan. Pengguna juga dianjurkan memperhatikan keamanan situs sebelum memasukkan data pribadi.

Data seperti kata sandi, kode OTP, nomor rekening, dan informasi pribadi lainnya perlu dijaga. Informasi tersebut sebaiknya tidak diberikan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitas dan keamanannya.

Penggunaan kata sandi yang kuat juga menjadi bagian penting dalam menjaga akun. Kementerian Komunikasi dan Digital menyarankan masyarakat menghindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir.

Fitur autentikasi dua langkah juga dapat digunakan untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan. Pengguna sebaiknya mengaktifkan fitur tersebut pada akun yang menyediakan layanan keamanan.

Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika menggunakan jaringan internet publik. Kementerian Komunikasi dan Digital pernah mengingatkan risiko sniffing melalui jaringan internet, terutama ketika pengguna melakukan aktivitas yang berkaitan dengan data penting.

Keamanan digital pada akhirnya bukan hanya tanggung jawab penyedia layanan. Kebiasaan pengguna dalam menjaga data dan mengenali modus penipuan menjadi bagian penting dalam melindungi diri di ruang digital. (gie')

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....