Smart Home Semakin Diminati, Rumah Pintar Jadi Tren Baru Masyarakat
- 29 Jul 2026 15:37 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Teknologi rumah pintar (smart home) semakin diminati masyarakat seiring berkembangnya perangkat Internet of Things (IoT). Berbagai peralatan rumah tangga kini dapat dikendalikan melalui telepon pintar dari mana saja, sehingga menghadirkan kemudahan, kenyamanan, sekaligus meningkatkan keamanan bagi penghuninya.
Konsep smart home memungkinkan berbagai perangkat elektronik saling terhubung melalui jaringan internet. Mulai dari lampu, pendingin ruangan, kamera keamanan, televisi, hingga kunci pintu digital dapat dioperasikan hanya melalui satu aplikasi di telepon genggam. Bahkan, sebagian perangkat telah dilengkapi teknologi otomatis yang dapat menyesuaikan kondisi rumah berdasarkan waktu maupun aktivitas penghuninya.
Selain memberikan kenyamanan, teknologi rumah pintar juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik. Pengguna dapat mengatur jadwal menyala dan matinya perangkat elektronik secara otomatis, sehingga konsumsi listrik menjadi lebih hemat dan penggunaan energi lebih ramah lingkungan.
Aspek keamanan menjadi salah satu alasan utama meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi ini. Kamera pengawas pintar dapat mengirimkan notifikasi secara langsung ketika mendeteksi gerakan mencurigakan, sementara kunci pintu digital memungkinkan pemilik rumah mengontrol akses keluar-masuk meski sedang berada di luar kota.
Perkembangan teknologi juga membuat harga perangkat smart home semakin kompetitif. Jika sebelumnya hanya digunakan pada rumah-rumah mewah, kini berbagai perangkat pintar telah tersedia dengan beragam pilihan harga sehingga lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Salah seorang warga Palu, Rizky, mengaku mulai menggunakan kamera pengawas pintar sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, teknologi tersebut memberikan rasa aman ketika harus meninggalkan rumah untuk bekerja.
"Sekarang saya bisa mengecek kondisi rumah kapan saja lewat ponsel. Kalau ada aktivitas yang tidak biasa, notifikasi langsung masuk, jadi lebih tenang," ujarnya.
Hal senada disampaikan Nadya, seorang pegawai swasta di Kota Palu. Ia mengatakan penggunaan lampu pintar dan stop kontak otomatis membantu mengurangi pemborosan listrik di rumah.
"Kalau lupa mematikan lampu atau AC, saya tinggal mengakses aplikasinya. Tagihan listrik juga terasa lebih hemat dibanding sebelumnya," katanya.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap memperhatikan aspek keamanan siber dalam penggunaan perangkat smart home. Penggunaan kata sandi yang kuat, pembaruan perangkat lunak secara berkala, serta pengamanan jaringan internet menjadi langkah penting untuk melindungi data pribadi dari potensi ancaman peretasan.
Dengan semakin pesatnya inovasi di bidang IoT, rumah pintar diperkirakan akan menjadi salah satu teknologi yang paling banyak diadopsi masyarakat dalam beberapa tahun mendatang, seiring meningkatnya kebutuhan akan hunian yang aman, efisien, dan terhubung secara digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....