Microsoft Dikabarkan Hadapi Restrukturisasi Xbox, Tegaskan Tak Kurangi Investas

  • 04 Jul 2026 14:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Microsoft kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan terkait rencana restrukturisasi besar-besaran di divisi Xbox. Hal ini disebut berpotensi berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah tim pengembangan game.

Mengutip Esports ID, pihak Microsoft menegaskan perusahaan tidak melakukan pengurangan total investasi untuk pengembangan game baru. Meski, tengah melakukan evaluasi internal terhadap portofolio proyek.

Disebutkan, langkah tersebut lebih berfokus pada penyesuaian strategi pendanaan, termasuk pengalihan sumber daya ke proyek yang dinilai lebih strategis dalam jangka panjang.

Sebelumnya, laporan industri memunculkan spekulasi terkait terhentinya kemitraan penerbitan bersama antara Microsoft dan IO Interactive dalam proyek Project Fantasy. Hal tersebut kemudian dibantah sebagai bentuk perubahan prioritas investasi, bukan pemangkasan anggaran.

Di sisi lain, langkah efisiensi ini disebut sebagai bagian dari persiapan restrukturisasi yang dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juli 2026. Ini dilakukan di tengah meningkatnya kompetisi industri game global.

Sejumlah laporan internal menyebutkan, proses ini tidak hanya berpotensi berdampak pada pengurangan karyawan. Namun, juga kemungkinan peninjauan ulang hingga pembatalan beberapa proyek pengembangan game.

Beberapa studio internal Microsoft seperti Compulsion Games, Double Fine, Ninja Theory, Undead Labs, hingga Arkane Studios, dilaporkan menjadi bagian yang terdampak dalam proses evaluasi tersebut.

Kekhawatiran juga muncul setelah adanya memo internal yang dikaitkan dengan CEO Xbox Asha Sharma. Hal itu menyoroti perlunya penyesuaian struktur bisnis akibat penurunan pendapatan dan meningkatnya biaya produksi perangkat keras dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, Microsoft menegaskan tetap berkomitmen pada industri game dengan strategi investasi yang lebih selektif. Semuanya untuk memastikan keberlanjutan portofolio Xbox di masa mendatang.(ERW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....