lewat Komunitas, Mahasiswi Kimia UNTAD Sukses Asah Public Speaking

  • 12 Jun 2026 21:14 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu — Belajar bahasa baru sering kali dipandang sebagai sebuah perjalanan yang melelahkan dan penuh dengan rasa cemas bagi sebagian besar orang. Namun, kisah nyata transisi personal yang dialami oleh mahasiswi jurusan Kimia FMIPA Universitas Tadulako, Dewi Rahma Ayu, membuktikan bahwa berada di dalam lingkungan yang tepat mampu mengubah kelemahan menjadi sebuah kekuatan baru.

Hadir dalam perbincangan hangat di udara bersama RRI Pro 2 Palu, Dewi menceritakan kilas balik perjalanannya tiga tahun lalu saat pertama kali membulatkan tekad untuk bergabung dengan gerakan kepemudaan ini. Kala itu, ia mengaku mengalami kendala rasa percaya diri yang sangat serius.

"Jangankan untuk fasih berbahasa Inggris, saat awal bergabung dulu, untuk berbicara bahasa Indonesia dengan lancar di depan umum pun saya masih sangat terbata-bata dan berbelit. Namun, di komunitas ini kita secara tidak langsung ditempa untuk melatih public speaking secara alami dua arah melalui interaksi mingguan," kenangnya.

Ia menekankan pentingnya metode belajar berbasis komunitas dan interaksi dua arah dibandingkan dengan pola belajar mandiri atau otodidak. Menurutnya, teori yang didapatkan di dalam kelas atau buku tidak akan pernah menjadi keterampilan tanpa adanya ruang praktik yang nyata.

Meski akses materi tata bahasa saat ini sangat mudah didapatkan melalui platform digital seperti YouTube, kemampuan berbicara aktif (speaking) tetap membutuhkan keberadaan rekan bicara nyata. Rekan bicara tersebut haruslah mereka yang bersedia mendengarkan tanpa menghakimi proses perkembangan yang sedang berjalan.

Kini, Dewi tidak hanya berhasil melipatgandakan perbendaharaan kosakatanya secara signifikan, tetapi ia juga telah dipercaya untuk bertindak sebagai pendamping sekaligus co-founder di klubnya. Kisah transformatif ini menjadi pesan kuat bagi masyarakat luas bahwa tidak ada batasan usia maupun status untuk memulai langkah perubahan, asalkan berani melangkah keluar dari zona nyaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....