Panen Raya Jagung Dorong Donggala Sejahtera Berdaya

  • 26 Feb 2026 08:40 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan panen raya jagung pada Rabu, 25 Februari 2026 di Desa Batusuya Goo. Kec Sindue Tombusabora. Kegiatan tersebut dilakukan dalam mewujudkan Kabupaten Donggala yang sejahtera dan berdaya saing melalui optimalisasi sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Momentum panen raya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor pertanian daerah, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani. Komoditas jagung varitas Sumo Sakti dinilai sebagai salah satu unggulan yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan di Kabupaten Donggala.

Panen raya tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan para petani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta penerapan teknik budidaya yang tepat. Upaya ini sekaligus menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian berbasis potensi lokal.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Donggala, Kisman, SP, menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung kemandirian pangan daerah.

“Panen raya jagung Sumo Sakti ini merupakan bentuk nyata optimalisasi sumber daya lokal yang berkelanjutan dalam mendukung swasembada pangan di Kabupaten Donggala,” ujarnya kepada RRI.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para petani guna meningkatkan hasil produksi secara konsisten.

“Kami berkomitmen memperkuat pendampingan teknis serta pemanfaatan potensi lahan secara optimal agar Donggala semakin sejahtera dan memiliki daya saing di sektor pertanian,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sektor pertanian Kabupaten Donggala semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan produksi jagung tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Kisman menegaskan akan terus mendorong program-program pertanian berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Dengan semangat Donggala Bangkit, Donggala Berdaya, panen raya jagung ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju terwujudnya swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....