Kemenhaj Sulteng Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026, Perkuat Pelayanan Jemaah
- 29 Jul 2026 13:55 WIB
- Palu
RRI. CO. ID, Palu - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muchlis Aseng memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 M yang berlangsung di Sriti Convention Hall, Kota Palu, Rabu 29 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, serta jajaran penyelenggara haji yang terlibat dalam proses pelayanan jemaah.
Dalam kesempatan itu, H. Muchlis Aseng mengatakan rapat evaluasi difokuskan pada seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan haji di daerah, mulai dari proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, pemeriksaan dokumen, pengelompokan kloter, hingga pelayanan kesehatan jemaah dan pengelolaan administrasi.
Menurutnya, evaluasi tersebut tidak membahas proses pemberangkatan maupun pemulangan jemaah karena aspek tersebut telah dievaluasi secara tersendiri pada tingkat embarkasi.
"Hari ini kita mengevaluasi seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan haji, mulai dari pelunasan, pemeriksaan dokumen, pengkloteran, hingga pelayanan kesehatan dan administrasi keuangan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada penyelenggaraan haji tahun berikutnya," ujarnya.
Dari hasil evaluasi, aspek kesehatan menjadi perhatian utama. Dari total 1.731 jemaah asal Sulawesi Tengah yang diberangkatkan pada musim haji 2026, terdapat empat calon jemaah yang harus dipulangkan dari embarkasi karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan, dua jemaah meninggal dunia, serta satu jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
"Kondisi ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan proses pemeriksaan kesehatan atau istithaah dapat dilakukan lebih optimal sehingga jemaah yang diberangkatkan benar-benar dalam kondisi sehat," katanya.
Selain pelayanan kesehatan, evaluasi juga mencakup pembenahan fasilitas Asrama Haji Transit Palu. Beberapa rekomendasi, termasuk penggantian perlengkapan yang sudah tidak layak serta peningkatan fasilitas bagi penyandang disabilitas, mulai ditindaklanjuti agar pelayanan kepada jemaah semakin baik.
Muchlis juga mengimbau calon jemaah haji tahun 2027 agar mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kesehatan maupun kesiapan pelunasan biaya haji. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk mempercepat pemeriksaan kesehatan sebagai syarat istithaah.
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan pesan Menteri Haji dan Umrah agar seluruh jajaran penyelenggara haji terus meningkatkan kualitas pelayanan meskipun Sulawesi Tengah telah menunjukkan peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Pelayanan kepada jemaah harus terus ditingkatkan agar penyelenggaraan haji di Sulawesi Tengah semakin profesional, aman, dan nyaman," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....