Dua Jemaah Haji Sulteng Tertunda Berangkat, Terkendala Hasil Pemeriksaan Medis

  • 09 Mei 2026 11:38 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dua jemaah haji asal Sulawesi Tengah dilaporkan tertunda keberangkatannya menuju Tanah Suci setelah tidak memenuhi syarat kelayakan terbang berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Haji Balikpapan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, mengonfirmasi hal tersebut pada Sabtu, 9 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa keputusan penundaan diambil berdasarkan rekomendasi tim medis demi keselamatan jemaah.

Dua jemaah yang tertunda tersebut masing-masing atas nama Nurbaya Abdul Rahman (56), asal Kota Palu, dan Harjan Harun Yadano (68), asal Kabupaten Banggai Laut.

Muchlis menjelaskan, jemaah atas nama Nurbaya Abdul Rahman awalnya terindikasi mengalami hemoglobin (HB) rendah. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan adanya gangguan ginjal stadium akhir serta masalah pada jantung.

“Secara fisik terlihat sehat, tetapi hasil laboratorium menunjukkan kondisi yang berdasarkan standar penerbangan internasional tidak memungkinkan untuk diterbangkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Nurbaya Abdul Rahman dipastikan tidak dapat diberangkatkan pada musim haji tahun ini dan akan dipulangkan ke daerah asal.

“Yang bersangkutan akan dipulangkan ke Palu dan tidak dapat digantikan oleh jemaah cadangan. Hal ini karena aplikasi Nusuk Masar untuk proses pembatalan dan penggantian visa sudah tidak lagi dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi,” ujarnya.

Sementara itu, jemaah atas nama Harjan Harun Yadano juga terindikasi mengalami HB rendah. Namun, kondisinya masih memungkinkan untuk diberangkatkan pada kelompok terbang berikutnya apabila kondisi kesehatannya membaik.

Di sisi lain, jadwal keberangkatan jemaah pada kloter tersebut sempat mengalami penyesuaian. Estimasi keberangkatan tercatat pada pukul 08.40 WITA, mengalami keterlambatan dari jadwal awal pukul 07.45 WITA.

Muchlis menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat sebagai bagian dari upaya memastikan jemaah dalam kondisi prima sebelum menjalankan ibadah haji.

“Penundaan ini murni demi keselamatan jemaah. Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa kesehatan menjadi faktor utama dalam menentukan kelayakan berangkat,” pungkasnya.

Sementara itu, jemaah haji Sulawesi Tengah lainnya tetap diberangkatkan sesuai jadwal dan menjalani seluruh rangkaian persiapan di Embarkasi Balikpapan dengan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....