77 Persen Jemaah Sulteng Lunasi BPIH Tahap Pertama

  • 15 Mar 2025 18:29 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) di provinsi Sulawesi Tengah tahap pertama telah berakhir. Sebanyak 77 persen atau 1.537 jemaah dari total 1.993 kuota, telah melunasi biaya keberangkatan.

Data tersebut disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Arifin Masludin Laboe, saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (15/03/2025). Ia mengatakan, tahap kedua pelunasan akan dibuka mulai 24 Maret hingga 17 April 2025, bagi jemaah yang belum melunasi BPIH di tahap pertama.

"Masih ada jemaah yang belum menyelesaikan pelunasan BPIH dikarenakan berbagai faktor, misalnya kesehatan dan dana yang belum cukup," kata Arifin.

Tahap kedua memberikan kesempatan bagi jemaah yang mengalami gagal sistem pada tahap pertama, baik gangguan teknis di bank atau kendala administrasi lainnya. Selain itu, jemaah yang masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan juga dapat melunasi di tahap kedua.

Sebelumnya, beberapa jemaah belum menyelesaikan proses verifikasi kesehatan yang menjadi syarat wajib dalam keberangkatan haji. Kategori lain yang berhak melunasi di tahap kedua adalah jemaah penggabungan mahram.

Penggabungan ini berlaku bagi pasangan suami-istri, anak-orang tua, atau saudara kandung yang ingin berangkat bersama. Verifikasi akan dilakukan untuk memastikan hubungan keluarga sesuai ketentuan.

Jemaah pendamping lansia dan penyandang disabilitas juga masuk dalam prioritas tahap kedua. Mereka harus melalui proses validasi dokumen oleh tim Kementerian Agama (Kemenag) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, sebelum bisa melunasi biaya haji.

"Hal ini bertujuan agar mereka memahami bahwa keberangkatan tetap bergantung pada ketersediaan kuota" ujar Arifin.

Bila tahap kedua masih terdapat kuota kosong, maka jemaah cadangan yang telah melunasi akan diprioritaskan untuk mengisinya. Jika sudah terpenuhi, jemaah cadangan harus menunggu hingga ada pembatalan sebelum keberangkatan.

Secara keseluruhan, kuota haji tahun ini ditargetkan sebanyak 1.993 jemaah. Jika jumlah jemaah dari provinsi ini tidak mencukupi, sisa kuota akan dialokasikan ke provinsi lain yang masih memiliki cadangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sulawesi Tengah justru memiliki cadangan lebih yang dapat dialokasikan untuk membantu provinsi lain.

Dengan dibukanya tahap kedua pelunasan, diharapkan seluruh kuota haji dapat terpenuhi. Sehingga, proses pemberangkatan jemaah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (WRM)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....