Bangun Kesadaran Hukum, Kejati Sulteng Kembali Gelar JMS

  • 09 Agt 2024 13:59 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan MPK MAN 2 Kota Palu, menggelar program Jaksa Masuk Sekolah dengan tema "Bersinergi Membangun Karakter Anak Bangsa Untuk Menuju Indonesia Emas 2045". Kali ini dilaksanakan di Aula Kaili Lt. 6, Kejati Sulteng dengan jumlah peserta 60 siswa, Jumat, (9/8/2024)

Pada kesempatan tersebut Asisten Pembinaan Fitri Zulfahmi, S.H., M.H dalam sambutannya mengapresiasi semangat para siswa MPK MAN 2 dalam mengikuti kegiatan tersebut. Beliau menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengenalan, serta pembinaan hukum.

“ Sehingga para siswa tidak terjerumus dan terlibat dalam pelanggaran hukum, seperti tawuran, narkoba, kriminal, serta pelanggaran Undang-undang ITE. Para siswa yang hadir dapat menyerap informasi dan edukasi hukum yang sebelumnya tidak mereka ketahui, sehingga bisa menyampaikannya kembali kepada para siswa yang tidak sempat hadir pada kegiatan tersebut, agar terciptanya generasi baru taat hukum untuk tujuan kenali hukum jauhkan hukuman”. Ungkap Fitri Zulfahmi.

Senada dengan hal tersebut Kasi Sosbud & Kemasyarakatan Firdaus M Zein, S.H., M.H menyampaikan dalam materinya terkait Tugas, Fungsi dan Wewenang Kejaksaan beliau memaparkan bahwa institusi Kejaksaan merupakan lembaga pemerintah yang menjalankan tugas dibidang penegakan hukum.

“ Hal ini bertujuan agar mempunyai tanggung jawab memajukan generasi muda untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahannya. Selain fungsi penegakan hukum, kejaksaan juga melakukan langkah preventif, yaitu mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan sosialisasi dan penerangan huku “. Terangnya..

Pada materi selanjutnya yang dipaparkan oleh kepala seksi teknologi informasi dan produk intelijen I Nyoman Purya, S.H., M.H menjelaskan tentang bahaya narkotika. Beliau memaparkan tentang jenis-jenis narkoba, efek berbahaya narkoba bagi kesehatan, dan sanksi hukum bagi penyalahguna narkoba.

Selanjutnya, mengakhiri Kegiatan tersebut Asisten Intelijen Ardi Surianto, S.H., M.H mengajak para siswa untuk memahami bagaimana cara agar terhindar dari narkoba, Seperti dengan mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, menjalin pertemanan yang sehat, memanfaatkan teknologi secara proposional dan berani untuk menolak segala ajakan yang menjurus kepada penyalahgunaan narkotika.

Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dengan jangkauan yang lebih luas agar dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para pelajar bukan hanya se-Kota Palu tapi mencangkup seluruh pelajar di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tentang informasi dan edukasi Hukum.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....