Komunitas King Independent Sulteng Bangun Persaudaraan lewat Hobi Otomotif
- 02 Agt 2026 19:58 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Hobi otomotif tak hanya menjadi sarana menyalurkan kegemaran, tetapi juga mampu membangun persaudaraan yang erat. Hal itu dibuktikan Komunitas King Independent Sulawesi Tengah (KISS) yang sejak berdiri pada 2017 terus menjadi wadah berkumpul para pecinta Yamaha RX-King dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Pembina Komunitas King Independent Sulawesi Tengah, Mambaudin, mengatakan komunitas tersebut lahir dari kebiasaan sederhana berkumpul bersama teman-teman yang memiliki minat yang sama terhadap Yamaha RX-King.
"Awalnya kita cuma ngopi-ngopi dengan teman-teman. Karena hobinya sama, akhirnya kita bentuk komunitas. Tujuan utamanya cuma satu, cari saudara," ujarnya di program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) RRI Pro 1 Palu.
Seiring berjalannya waktu, komunitas tersebut terus berkembang hingga memiliki lebih dari 200 anggota yang tersebar di 14 koordinator wilayah di Sulawesi Tengah. Selain menggelar kopi darat secara rutin, komunitas juga mengadakan kopdar gabungan dan perayaan hari jadi sebagai ajang mempererat silaturahmi antaranggota.
Tak hanya menjadi tempat berkumpul, KISS juga aktif menggelar kegiatan sosial. Setiap perayaan anniversary maupun kegiatan besar lainnya selalu diisi dengan bakti sosial, mulai dari pembagian sembako hingga penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Mambaudin, semangat kepedulian itu juga diterapkan ketika anggota melakukan touring ke berbagai daerah. Ia mengatakan setiap anggota selalu berupaya membantu pengendara yang mengalami kendala di perjalanan, tanpa membedakan jenis kendaraan yang digunakan.
Sementara itu, anggota Komunitas King Independent Sulawesi Tengah, Eko Prasetyo, mengaku bergabung sejak 2019 karena tertarik dengan sejarah dan karakter Yamaha RX-King yang kini sudah tidak lagi diproduksi. Baginya, komunitas memberikan banyak manfaat, mulai dari berbagi informasi hingga memperluas jaringan pertemanan.
"Dari RX-King juga kita jadi punya seribu saudara. Di mana pun kami berada, kalau ada kendala di perjalanan, teman-teman komunitas selalu siap membantu," ujar Eko.
Eko menambahkan seluruh anggota juga dibekali komitmen untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga nama baik komunitas saat berkendara. Menurutnya, setiap anggota diharapkan selalu mengutamakan keselamatan, menaati peraturan yang berlaku, serta menghormati sesama pengguna jalan agar citra positif komunitas tetap terjaga
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....