Tak Sekadar Ikuti Tren,Lari Jadi Gaya Hidup Baru Generasi Muda

  • 28 Jul 2026 19:51 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Aktivitas lari atau running kini menjelma menjadi salah satu gaya hidup yang paling digemari generasi muda di Indonesia. Tidak lagi sekadar olahraga untuk menjaga kebugaran, lari telah berkembang menjadi ruang membangun komunitas, memperluas jejaring pertemanan, hingga menjadi bagian dari identitas di media sosial.

Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya kegiatan fun run, night run, hingga half marathon yang digelar di berbagai daerah. Ribuan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga komunitas olahraga antusias mengikuti berbagai ajang tersebut sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Bagi sebagian anak muda, lari bukan lagi aktivitas yang dilakukan sendiri. Mereka kini aktif bergabung dengan komunitas lari yang rutin mengadakan latihan bersama, berbagi pengalaman, hingga saling memberikan motivasi untuk mencapai target kebugaran.

Salah seorang anggota komunitas lari di Kota Palu, Vee Djawas , mengatakan awalnya ia mengikuti olahraga lari hanya untuk menjaga kesehatan. Namun, seiring waktu, aktivitas tersebut menjadi hobi yang memberikan banyak manfaat.

"Setelah bergabung dengan komunitas, ternyata lari membuat saya punya banyak teman baru, lebih disiplin, dan semakin termotivasi untuk hidup sehat," ujarnya.

Menurut Vee, mengikuti kegiatan fun run maupun night run memberikan pengalaman berbeda karena peserta berasal dari berbagai latar belakang.

"Setiap event selalu ada semangat kebersamaan. Kami saling menyemangati untuk mencapai garis finis. Bukan soal siapa yang paling cepat, tetapi bagaimana menikmati proses dan menjaga konsistensi berolahraga," katanya.

Media sosial juga menjadi salah satu faktor yang mendorong semakin banyak anak muda menekuni olahraga lari. Banyak pelari membagikan hasil latihan melalui aplikasi kebugaran maupun platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Strava.

Bagi Vee, membagikan hasil latihan di media sosial bukan sekadar mengikuti tren, melainkan menjadi cara untuk menjaga semangat berolahraga.

"Ketika saya mengunggah hasil lari, ternyata banyak teman yang ikut tertarik. Akhirnya kami sering lari bersama. Jadi media sosial justru menjadi sarana mengajak orang lain menjalani hidup yang lebih sehat," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....