Pegiat Literasi Palu,Dorong Penggunaan Bijak AI dalam Karya Fiksi
- 25 Jul 2026 15:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta pesatnya pemanfaatan platform media sosial saat ini memicu diskursus hangat mengenai relevansi dan integritas profesi penulis di era digital. Fenomena ini mendapat perhatian serius dari penulis muda sekaligus pegiat literasi Palu, Zaskia Zahwa Tsamara, dalam dialog interaktif sore hari.
Menurut Zaskia, pergerakan pesat platform digital sejatinya memberikan ruang gerak yang sangat luas dan inklusif bagi siapa saja yang ingin mengekspresikan karyanya secara bebas. Keberadaan wadah digital menghilangkan hambatan jalur penerbitan konvensional yang kerap kali terkesan ketat dan sulit ditembus oleh para penulis pemula.
| Baca juga: Baca Buku, Hobi Favorit Banyak Orang |
Kendati demikian, ketiadaan penapis atau gatekeeper di media sosial dan platform fiksi populer menyimpan risiko penurunan kualitas karya secara signifikan. Banyak konten tulisan yang beredar luas di internet tidak melalui proses riset data yang sahih, sehingga memunculkan alur cerita yang tidak logis dan membodohi pembaca.
"Tantangannya media sosial itu tidak ada gatekeeper-nya. Jadi tidak ada penyaring mana yang benar, mana yang hasil AI, atau mana yang karang-karangan," ujarnya.
Menanggapi maraknya penggunaan sistem AI dalam proses pembuatan teks, Zaskia menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan sejatinya tidak boleh dijadikan sebagai alat instan untuk menghasilkan karya tulisan secara utuh dari awal hingga akhir. Penggunaan AI secara membabi buta akan menghilangkan kedalaman emosi dan karakteristik unik sang penulis.
"Kalau ditanya boleh tidak pakai AI, bagi saya boleh, tapi bukan untuk menulis utuh dari awal. AI hanya membantu mengembangkan ide atau mencari sudut pandang baru yang beda, bukan menyuruh AI membuatkan cerpen instan," katanya.
Ia menyarankan agar pemanfaatan perangkat AI difokuskan secara proporsional sebagai mitra diskusi dalam mengembangkan ide dasar, membedah sudut pandang alur, serta memperkaya referensi topik bahasan agar tulisan menjadi lebih berbobot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....