Jangan Asal Naik Gunung, Ini Tips Aman Mendaki bagi Pemula
- 02 Jul 2026 15:23 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Aktivitas pendakian gunung yang semakin diminati masyarakat perlu diimbangi dengan kesiapan fisik, pengetahuan, dan perlengkapan yang memadai. Badan Koordinasi Kelompok Pecinta Alam Sulawesi Tengah (BKKPA-ST) mengingatkan para pendaki pemula agar tidak hanya mengejar puncak, tetapi juga mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Sekretaris BKKPA-ST, Hardiansa, mengatakan banyak pendaki pemula yang masih menganggap mendaki gunung sebagai aktivitas rekreasi biasa. Padahal, menurutnya, pendakian memiliki risiko yang harus diantisipasi melalui persiapan yang matang.
"Pendaki pemula jangan hanya bermodal semangat. Persiapkan fisik terlebih dahulu, pelajari jalur pendakian, gunakan perlengkapan yang sesuai, dan kalau bisa mendakilah bersama orang yang sudah berpengalaman," ujar Hardiansyah saat menjadi narasumber program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) di Pro 1 RRI Palu.

Ia menjelaskan kondisi fisik yang prima menjadi modal utama sebelum melakukan pendakian. Selain itu, pendaki juga perlu memahami kondisi cuaca, membawa logistik secukupnya, serta memastikan perlengkapan keselamatan seperti jaket, sepatu gunung, senter, dan kotak pertolongan pertama selalu tersedia.
Hardiansa juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi selama berada di jalur pendakian. Pendaki disarankan memberi tahu keluarga atau kerabat mengenai rencana perjalanan, serta mematuhi aturan yang berlaku di kawasan pendakian demi menghindari risiko tersesat maupun kecelakaan.
Selain aspek keselamatan, ia mengajak para pendaki untuk memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. Menurutnya, setiap pendaki bertanggung jawab membawa kembali sampah yang dihasilkan dan menghindari tindakan yang dapat merusak ekosistem gunung.
BKKPA-ST sendiri selama ini aktif melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pecinta alam, termasuk aksi bersih gunung, penghijauan, hingga keterlibatan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya pendakian yang aman, bertanggung jawab, dan ramah lingkungan.
Melalui edukasi tersebut, Hardiansa berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa keberhasilan mendaki bukan hanya diukur dari keberhasilan mencapai puncak. Yang lebih penting, setiap pendaki dapat kembali dengan selamat sekaligus ikut menjaga kelestarian alam agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....