Menulis Dinilai Tetap Dibutuhkan di tengah Pesatnya Teknologi AI

  • 30 Jun 2026 09:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai tidak menghilangkan kebutuhan akan kemampuan menulis. Justru, sentuhan emosi dan sudut pandang manusia masih menjadi nilai yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Inisiator Kawan Pena Penulis, Mega Dinda, mengatakan AI memang dapat membantu proses penulisan, namun kualitas tulisan tetap bergantung pada kreativitas penulis.

"AI bisa menjadi alat bantu, tetapi industri tetap membutuhkan tulisan yang memiliki emosi, pengalaman, dan sudut pandang manusia. Itu yang tidak bisa sepenuhnya digantikan," ujarnya.

Sementara itu, anggota tim redaksi Creative Writing Kawan Pena Penulis, Zaskia Tsamara, menjelaskan bahwa menulis juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental.

Menurutnya, menulis dapat menjadi media untuk menyalurkan emosi melalui kegiatan journaling maupun karya sastra seperti puisi dan cerpen.

"Kadang seseorang tidak mudah mengungkapkan perasaannya secara langsung. Melalui tulisan, emosi bisa tersampaikan dengan lebih lega sekaligus menjadi proses mengenali diri sendiri," kata Zaskia.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang menjadikan menulis sebagai kebiasaan positif, baik untuk kebutuhan profesional maupun pengembangan diri.

Selain sebagai media ekspresi, kemampuan menulis juga dinilai membuka peluang karier di berbagai bidang seperti content writing, copywriting, hingga penulisan kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....