Pink Horizon Dampingi Pemula Menaklukkan Jalur Pendakian
- 29 Sep 2026 05:45 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Minat mendaki gunung di kalangan anak muda terus berkembang, termasuk dari mereka yang baru pertama kali mencoba aktivitas di alam terbuka. Kondisi tersebut mendorong Pink Horizon menyediakan layanan pendampingan untuk membantu pendaki pemula mempersiapkan dan menjalani perjalanan dengan lebih terarah.
Hal itu disampaikan Yojo Rifal, Nay, dan Arie Kun dari Pink Horizon saat hadir dalam program Santai Siang Muda Kreatif, Senin 28 September 2026. Yojo mengatakan, pendampingan diberikan sejak proses awal, termasuk membantu pendaki melakukan registrasi sebelum memulai pendakian.
“Kami membantu pendaki mulai dari registrasi sebelum naik gunung, jadi teman-teman yang masih pemula tidak perlu bingung dengan proses awal pendakian,” ujar Yojo Rifal.
Menurut Yojo, biaya registrasi yang dibantu Pink Horizon sekitar Rp60 ribu. Layanan tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat, khususnya anak muda yang baru ingin mencoba kegiatan pendakian.
Selain membantu proses registrasi, Pink Horizon menyediakan jasa tour guide untuk mendampingi pendaki selama perjalanan. Nay mengatakan keberadaan pemandu dapat membantu pendaki yang belum mengenal medan dan jalur pendakian.
“Bagi yang baru pertama mendaki, tentu ada rasa khawatir karena belum tahu jalurnya. Dengan adanya tour guide, mereka bisa lebih tenang karena ada yang mendampingi dan mengarahkan selama perjalanan,” ujar Nay.
Pink Horizon juga menyediakan layanan membawa barang atau perlengkapan pendaki. Arie Kun mengatakan layanan tersebut dapat digunakan pendaki yang ingin mengurangi beban bawaan sehingga dapat lebih fokus berjalan dan menjaga kondisi fisik.
Sementara itu, Nay menyebut keberadaan tour guide perempuan menjadi salah satu pilihan bagi pendaki perempuan yang baru pertama melakukan pendakian. Menurutnya, pendamping perempuan dapat memberikan rasa nyaman selama perjalanan.
“Ada beberapa perempuan yang masih pemula dan awalnya merasa ragu untuk mendaki. Ketika ada tour guide perempuan, mereka jadi lebih nyaman, lebih senang, dan merasa punya teman selama perjalanan,” katanya.
Yojo mengatakan kegiatan mendaki tidak hanya berorientasi pada pencapaian puncak, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menikmati alam dan membangun keberanian. Arie Kun menambahkan, pendaki tetap perlu memprioritaskan kesiapan fisik, perlengkapan, dan keselamatan sebelum memulai perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....