Satgas Digital Safety Edukasi Generasi Muda
- 03 Mei 2026 11:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komunitas Satgas Digital Safety hadir sebagai narasumber dalam program siaran Pro 2 RRI Palu, menghadirkan diskusi yang hangat dan penuh wawasan seputar keamanan digital bagi generasi muda. Dalam edisi kali ini, studio Pro 2 RRI Palu kedatangan tiga sosok inspiratif, yakni Jessica Virginia Piether, Albar, serta Rezky Amalia yang aktif dalam isu perlindungan anak dan ruang digital yang aman.
Kehadiran mereka menjadi sorotan karena pengalaman berharga sebagai delegasi dari Sulawesi Tengah dalam ajang Asia-Pacific Youth-led Summit on Ending Violence Against Children. Forum internasional yang di selenggarakan di Filipina tersebut mempertemukan para pemuda dari berbagai negara untuk membahas upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk di ranah digital yang kini semakin kompleks.
Jessica Virginia Piether membagikan pengalamannya selama mengikuti forum tersebut. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman.
“Sebagai delegasi, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan isu kekerasan digital yang masih sering terjadi. Kita harus berani bicara dan saling melindungi,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Sementara itu, Albar juga mengungkapkan bahwa pengalaman menjadi delegasi membuka wawasannya tentang berbagai bentuk kekerasan yang dialami anak di dunia digital. Ia menilai kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam mencari solusi.
“Kami belajar bahwa masalah ini bukan hanya terjadi di satu daerah saja, tetapi global. Karena itu, penting bagi kita untuk bekerja sama dan berbagi solusi,” ungkapnya.
Rezky Amalia selaku Koordinator PKPA Sulawesi Tengah sekaligus pendamping para delegasi turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa peran komunitas seperti Satgas Digital Safety sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak dan remaja.
“Kami terus mendorong literasi digital agar anak-anak mampu mengenali dan menghindari potensi kekerasan di dunia maya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rezky juga menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan perwakilan Sulawesi Tengah dalam forum internasional tersebut. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa anak muda daerah memiliki kapasitas untuk bersuara di tingkat global. Ia berharap pengalaman ini dapat ditularkan kepada komunitas lokal agar semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap isu keamanan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....