Fakta di Balik Arang Aktif untuk Tanaman Hias
- 30 Apr 2026 08:52 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Bagi para pecinta tanaman hias, meningkatkan perawatan tanaman agar tetap subur dan tumbuh optimal menjadi tujuan utama. Salah satu trik yang belakangan populer adalah penggunaan arang aktif (activated charcoal) yang diklaim mampu menyaring racun, menyerap bau, mencegah jamur, dan menjaga kesehatan akar.
Melansir dari theguardian.com, Kamis 30 April 2026 arang aktif bekerja melalui proses adsorpsi, yaitu menangkap partikel kotoran atau zat berbahaya pada permukaannya yang berpori. Kemampuan ini membuatnya sering digunakan dalam berbagai sistem penyaringan, termasuk pada media tanam tertentu.
Dalam sistem tertutup seperti terrarium atau taman botol, arang aktif terbukti cukup efektif. Hal ini karena air dan udara tidak memiliki sirkulasi keluar, sehingga arang membantu mengurangi penumpukan gas dan bakteri.
Namun, situasinya berbeda ketika digunakan pada pot tanaman biasa yang memiliki lubang drainase. Air berlebih akan langsung keluar sehingga tidak ada sistem tertutup yang memungkinkan arang aktif bekerja secara optimal.
Untuk menguji efektivitasnya, dilakukan percobaan dengan menggunakan arang aktif pada sebagian tanaman yang dipindahkan ke pot baru, sementara sebagian lainnya menggunakan media tanam standar tanpa tambahan arang.
Setelah dua bulan perawatan, hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelompok tersebut. Baik dari segi kesehatan akar, bau tanah, maupun pertumbuhan tanaman.
Hal ini terjadi karena pada pot dengan sistem drainase yang baik, air berlebih akan langsung keluar, tidak ada genangan atau sistem tertutup yang memungkinkan arang aktif bekerja secara optimal dalam menyaring zat berbahaya. Akibatnya, arang tersebut hanya akan berada di dalam pot, lama-kelamaan jenuh, tanpa memberikan dampak nyata bagi tanaman.
Kesimpulannya, arang aktif memang memiliki peran penting dalam sistem tertutup seperti terrarium. Namun, untuk tanaman hias dalam pot biasa yang diletakkan di jendela rumah, penggunaannya cenderung tidak memberikan manfaat signifikan.
Jika tujuannya adalah membuat tanaman lebih sehat dan subur. Fokus pada hal-hal dasar seperti penyiraman yang tepat, media tanam berkualitas, dan pencahayaan yang cukup justru jauh lebih efektif dibandingkan menambahkan arang aktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....