Teknik Mencuci agar Pakaian Tahan Lama

  • 24 Apr 2026 21:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Menjaga kualitas pakaian agar tetap awet dan tidak berbulu menjadi perhatian banyak masyarakat, terutama di tengah aktivitas harian yang padat. Perawatan yang kurang tepat sering kali membuat kain cepat rusak, memudar, hingga muncul serat-serat halus yang mengganggu penampilan. Karena itu, memahami cara mencuci yang benar menjadi langkah penting untuk mempertahankan kondisi pakaian tetap prima.

Salah satu tips utama adalah memisahkan pakaian berdasarkan jenis bahan dan warna sebelum dicuci. Pakaian berbahan halus seperti katun atau wol sebaiknya tidak dicampur dengan bahan kasar seperti denim atau handuk. Gesekan antar kain yang berbeda tekstur dapat menyebabkan serat kain mudah terangkat dan menimbulkan bulu pada pakaian.

Selain itu, penggunaan deterjen juga perlu diperhatikan. Menggunakan deterjen secukupnya dan sesuai jenis kain dapat membantu menjaga serat tetap kuat. Terlalu banyak deterjen justru dapat meninggalkan residu yang membuat kain terasa kasar dan lebih mudah rusak. Disarankan pula untuk memilih deterjen yang lembut, khususnya untuk pakaian berbahan sensitif.

Proses pencucian juga berpengaruh besar terhadap kondisi pakaian. Mencuci dengan mode lembut pada mesin cuci atau mencuci secara manual tanpa mengucek terlalu keras dapat mengurangi risiko kerusakan. Membalik pakaian sebelum dicuci juga menjadi cara sederhana namun efektif untuk melindungi bagian luar kain dari gesekan langsung.

Afifah, salah seorang warga Kota Palu, mengaku selalu berhati-hati dalam mencuci pakaian agar tetap awet.

“Saya biasanya pisahkan pakaian berdasarkan bahan, dan kalau bisa pakai mode gentle di mesin cuci. Hasilnya pakaian jadi lebih tahan lama dan tidak mudah berbulu,” ujarnya.

Selain mencuci, proses pengeringan juga tidak kalah penting. Menjemur pakaian di tempat yang teduh dan tidak langsung terkena sinar matahari berlebihan dapat mencegah kain menjadi kaku dan rapuh. Menghindari penggunaan pengering dengan suhu tinggi juga disarankan, karena panas berlebih dapat merusak serat kain.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat menjaga pakaian tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka waktu lebih lama. Perawatan yang tepat tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga membantu mengurangi limbah tekstil. Kebiasaan kecil dalam mencuci ternyata memiliki dampak besar terhadap kualitas pakaian yang kita gunakan setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....