Kereta Pekerti Wakili Sulawesi Tengah di Festival Thailand

  • 23 Jan 2026 04:45 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID,Palu - Kelompok musisi lokal asal Sulawesi Tengah, Kereta Pekerti, bersiap mewakili Indonesia dalam ajang budaya dan musik internasional di Thailand. Mereka dijadwalkan tampil di Chiang Mai, kota yang dikenal sebagai pusat kebudayaan Thailand, dalam sebuah festival bertajuk Hachio-Meyo.

Festival Hachio-Meyo merupakan perhelatan budaya tahunan yang digarap oleh kolaborasi seniman dari Amerika Serikat dan Korea Selatan. Tahun 2026 ini, festival tersebut memasuki edisi ke-13 dan menghadirkan para pelaku seni dari berbagai negara dengan latar budaya yang beragam.

Dalam penampilannya, Kereta Pekerti akan membawakan lagu-lagu daerah Sulawesi Tengah dengan aransemen modern, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke panggung internasional. Salah satu karya yang akan ditampilkan adalah lagu terbaru berjudul “Sundara Lindu”, yang mengangkat keindahan Danau Lindu di Kabupaten Sigi sebagai inspirasi utama.

Tak hanya dari sisi musik, Kereta Pekerti juga menyiapkan konsep visual yang kuat. Mereka akan mengenakan kostum rancangan desainer lokal Hien Tuangga, yang memadukan sentuhan modern dengan kain khas tradisi Palu, seperti Batik Donggala, sebagai identitas budaya Sulawesi Tengah.

Keberangkatan Kereta Pekerti ke Thailand mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dr. I Nyoman Slamet, yang memberikan apresiasi atas konsistensi kelompok ini dalam mengangkat dan melestarikan budaya daerah melalui musik.

Vokalis Kereta Pekerti, Achmad Akbar Ramadhan, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas kesempatan tersebut.

“Ini bukan sekadar tampil di luar negeri, tapi membawa cerita tentang tanah kelahiran kami. Lewat musik, kami ingin dunia mengenal Sulawesi Tengah dengan alamnya, budayanya, dan semangat masyarakatnya. Lagu ‘Sundara Lindu’ adalah bentuk cinta kami pada daerah,” ujar Achmad Akbar Ramadhan.

Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi tersendiri bagi Kereta Pekerti untuk tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah.

“Kami merasa tidak berjalan sendiri. Dukungan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk menampilkan karya terbaik dan tetap menjunjung nilai budaya lokal,” tutupnya.

Dengan langkah ini, Kereta Pekerti diharapkan mampu menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan Sulawesi Tengah ke mata dunia, sekaligus menginspirasi musisi lokal lainnya untuk terus berkarya dan berani melangkah ke panggung internasional.(AL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....