Saronde Toriloru, Oleh-Oleh Khas Desa Loru

  • 27 Agt 2026 09:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Kuliner tradisional Saronde di Desa Loru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kini dikembangkan menjadi produk oleh-oleh. Inovasi tersebut dilakukan pelaku UMKM setempat agar makanan tradisional itu dapat dinikmati dan dibawa pulang oleh masyarakat dari luar daerah.

Pemilik usaha Saronde Toriloru, Indriati, mengatakan, ide mengembangkan Saronde sebagai produk oleh-oleh muncul saat Desa Loru menjadi salah satu lokasi kegiatan Paskah Nasional.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan makanan tradisional kepada para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

“Waktu ada Paskah Nasional di Desa Loru, saya berpikir jangan sampai orang datang hanya makan di tempat. Saya ingin mereka bisa membawa pulang Saronde ini sebagai buah tangan ke kampung halamannya,” kata Indriati.

Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui produk yang diberi nama Saronde Toriloru, yang memiliki makna Saronde dari orang Loru. Nama tersebut sekaligus menjadi identitas yang melekat pada produk dan daerah asalnya.

Indriati berharap Saronde Toriloru dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan Desa Loru melalui kekayaan kuliner tradisionalnya.

Pengembangan Saronde sebagai oleh-oleh membuat kuliner tradisional tersebut lebih mudah dipasarkan kepada masyarakat. Konsumen juga tidak harus menunggu pesta pernikahan atau hari raya untuk menikmati Saronde.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....