Kuliah Sambil Berbisnis, Nadira Jaga Konsistensi Rarisol

  • 22 Agt 2026 21:09 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Menjalankan usaha sambil menyelesaikan pendidikan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha. Hal tersebut dirasakan Nadira, pemilik usaha kuliner Rarisol di Kota Palu, yang harus membagi waktu antara proses produksi dan penyelesaian tugas akhir perkuliahan.

Selama menjalankan bisnis kulinernya, kendala utama yakni ketersediaan bahan baku yang tidak selalu stabil. Demi mempertahankan mutu produk, Nadira memilih untuk menghentikan sementara penjualan apabila bahan baku utama yang dibutuhkan tidak tersedia di pasaran.

"Kalau bahan bakunya enggak ada, itu saya stop jual daripada harus ganti bahan lain yang mengubah rasa, lebih memilih untuk menjaga konsistensi rasanya," ujar Nadira saat diwawancarai Pro 2 RRI Palu.

Proses pembuatan risol memerlukan waktu persiapan produksi berkisar 5 hingga 7 jam setiap harinya. Waktu tersebut dialokasikan mulai dari pengolahan adonan kulit, pencetakan, pengisian varian rasa, hingga tahap pemaniran.

Selain berfokus pada kualitas produksi, pemasaran berbasis media sosial dan kolaborasi bersama pembuat konten (content creator) lokal turut mendorong lonjakan pemesanan produk Rarisol. Langkah pemasaran digital ini efektif memperluas jangkauan pasar hingga ke segmen pekerja kantor dan mahasiswa.

Bagi generasi Z yang ingin memulai usaha, Nadira menekankan pentingnya keberanian dalam mengawali bisnis serta konsistensi untuk belajar dari setiap tantangan.

"Kalian kalau mau buka bisnis usahain banget mulai dari hal yang kalian suka, karena kalian jadi tahu problem di luar sana itu apa, Jangan takut-takut, namanya juga masih muda, kalau jatuh ya bangun lagi dan belajar," tuturnya.

Ke depannya, setelah menyelesaikan masa studi perkuliahannya, Nadira merencanakan ekspansi bisnis dengan membuka outlet fisik untuk menjangkau konsumen secara lebih luas di Kota Palu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....