Cara Cerdas UMKM Palu Manfaatkan Media Sosial
- 25 Agt 2026 07:32 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pelaku UMKM di Kota Palu terus memanfaatkan media sosial untuk memperluas pemasaran produk, termasuk Thay Smoothies Palu yang mengandalkan konten digital untuk menjangkau konsumen.
Usaha minuman berbahan buah tersebut dikelola Dea dan berlokasi di Jalan Tanjung Dako, Lorong Kasgoro, Kota Palu. Meski berada di kawasan lorong dan tidak berada di jalan utama, Thay Smoothies mampu menjangkau konsumen melalui TikTok, Instagram, dan WhatsApp.
Dea mengatakan produk yang ditawarkan berupa minuman berbahan aneka buah dengan penyajian yang disesuaikan dengan tren minuman kekinian. Sebagian besar bahan yang digunakan, menurutnya, berasal dari buah lokal.
“Tidak seperti minuman segar lainnya, kami menawarkan minuman segar yang 99 persen adalah buah lokal, seperti durian dan mangga, dengan berbagai penyajian khusus,” ujar Dea saat berbincang bersama RRI Pro 2 Palu.
Sebelum menempati lokasi saat ini, Dea sempat menjalankan usahanya di sebuah ruko yang berada di tepi jalan selama sekitar delapan bulan. Namun, usaha tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan sehingga ia memutuskan menutup sementara dan mengubah strategi pemasaran.
Dea kemudian memilih lokasi baru sekaligus memusatkan promosi melalui media sosial. Dalam membuat konten, ia memanfaatkan bantuan teknologi kecerdasan buatan atau AI, termasuk ChatGPT, untuk mengembangkan ide konten dan menentukan pembuka video atau hook yang menarik perhatian penonton.
“Biar penonton tidak langsung swipe, saya mengandalkan ChatGPT untuk mencari ide hook tiga detik pertama yang tajam dan membuat penasaran sampai selesai,” jelas Dea.
Strategi tersebut, menurut Dea, turut membantu meningkatkan jangkauan konten. Jumlah pengikut akun TikTok Thay Smoothies yang sebelumnya sekitar 700 orang kini telah mencapai lebih dari 7.400 pengikut.
Bagi Dea, media sosial memberikan peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM, termasuk usaha yang memiliki keterbatasan dari sisi lokasi. Konten digital memungkinkan produk dikenal masyarakat tanpa harus mengandalkan lokasi usaha yang berada di jalan utama.
Meski mengandalkan pemasaran digital, Dea mengatakan kualitas produk dan pelayanan tetap menjadi perhatian. Menurutnya, popularitas di media sosial perlu diikuti pengalaman positif konsumen agar dapat mendorong pembelian kembali.
Ia berharap pengalaman membangun Thay Smoothies dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk memanfaatkan teknologi digital dan tidak menjadikan keterbatasan lokasi sebagai hambatan dalam mengembangkan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....