Lulur Alami Khas Bugis Tawarkan Solusi Perawatan Kulit Berbahan Herbal
- 05 Agt 2026 16:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai produk perawatan kulit terus mendapat perhatian masyarakat. Salah satunya melalui produk Indobedda Face and Body Scrub, lulur alami khas Bugis yang dikembangkan pelaku UMKM di Kota Palu dengan mengandalkan rempah-rempah lokal tanpa bahan kimia keras maupun pengawet.
Khairunnisa Lukman yang merupakan owner Indobedda, mengatakan produk tersebut merupakan resep turun-temurun dari ibunya yang kemudian dikembangkan kembali menjadi produk komersial sejak tahun 2024. Menurutnya, seluruh bahan yang digunakan berasal dari alam sehingga aman digunakan untuk perawatan kulit.
"Kami menggunakan 100 persen bahan alami, tanpa bahan pengawet, tanpa bahan kimia keras, dan juga ramah lingkungan. Kami ingin mengenalkan bahwa lulur alami baik untuk kesehatan kulit sekaligus kecantikan," ujarnya.
Produk tersebut menggunakan bahan utama seperti beras ketan, bengkuang, dan temulawak yang dipercaya mampu membantu membersihkan sel kulit mati, mencerahkan kulit, serta mengurangi risiko iritasi. Seluruh bahan baku juga diperoleh dari pasar lokal dengan proses seleksi kualitas sebelum digunakan dalam produksi.
Selain diperuntukkan bagi orang dewasa, Indobeda juga menghadirkan varian khusus anak-anak yang diformulasikan mulai usia satu tahun. Produk tersebut dikembangkan berdasarkan pengalaman pribadi pemilik dalam merawat kulit anak agar tetap bersih setelah beraktivitas di luar rumah.
Khairunnisa menjelaskan, produk lulur dapat digunakan sebagai masker wajah, scrub tubuh maupun dicampurkan dengan sabun cair sesuai kebutuhan pengguna. Menurutnya, penggunaan secara rutin membantu membersihkan kulit sehingga produk perawatan lain dapat bekerja lebih optimal.
Ke depan, pemilik usaha berharap produk berbahan herbal tersebut semakin dikenal luas sebagai alternatif perawatan kulit yang aman sekaligus mampu meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan memperkuat daya saing UMKM Sulawesi Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....