Viral hingga Masak 40 Kg Beras, Roemah Bagadang Belajar Jaga Rasa
- 26 Jul 2026 12:32 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu — Keberhasilan sebuah bisnis kuliner tidak hanya diukur dari seberapa viral produknya di media sosial, melainkan dari sejauh mana pengelola mampu mempertahankan kualitas dan konsistensi rasa saat permintaan pasar melonjak drastis. Prinsip inilah yang menjadi pelajaran berharga bagi Moh. Iqbal dalam mengelola Roemah Bagadang Palu.
Daya tarik kuliner malam ini sempat memicu ledakan pengunjung setelah unggahan video di platform TikTok menjadi viral. Respons masyarakat begitu masif hingga outlet Roemah Bagadang dipadati pembeli yang rela mengantre demi mencicipi varian favorit seperti Nasi Goreng Cumi. Namun, kejutan lonjakan omzet tersebut rupanya membawa tantangan tersendiri bagi kapasitas dapur.
"Waktu pertama kali buka outlet, ada konten yang viral itu sampai satu hari masak beras 40 kilo. Tapi akhirnya banyak yang kritik soal rasa beda-beda, karena itu sudah di luar kemampuan saya. Goreng nasi 40 kilo satu hari itu membuat energi terkuras dan hasil masakan jadi tidak maksimal." ungkap Iqbal saat berdialog di RRI Pro 2 Palu.
Pengalaman digempur pesanan hingga puluhan kilogram beras per hari menyadarkan Iqbal bahwa kuantitas tanpa kontrol kualitas justru dapat merusak reputasi brand yang telah dibangun sejak 2022. Ia memahami bahwa masakan olahan berbumbu memerlukan ketelitian takaran dan penjiwaan penuh, bukan sekadar proses produksi masal yang terburu-buru.
Sejak peristiwa tersebut, Iqbal memilih untuk bersikap lebih rasional dan hati-hati. Meskipun tawaran kemitraan franchise maupun ekspansi ke berbagai titik terus berdatangan, ia memilih untuk fokus mematangkan manajemen internal serta konsistensi cita rasa di outlet utamanya terlebih dahulu.
"Menjaga supaya rasanya tetap sama itu sangat susah. Memasak ini memang harus dijiwai, tidak asal-asalan. Saya harap Rumah Begadang itu membuat manfaat bagi orang banyak, bukan hanya bikin kenyang, tapi juga jadi jalan rezeki bagi orang lain." Jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....