Jaga Kualitas, Jadi Kunci Sukses Oishi Bakery
- 18 Jul 2026 10:53 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Keberhasilan Oishi dalam menyajikan produk bakery yang konsisten di pasaran tidak lepas dari penerapan sistem kerja yang sangat ketat dan disiplin tinggi di dalam area dapur produksi mereka. Setiap karyawan diberikan pembagian tanggung jawab secara spesifik, di mana satu tim fokus menyelesaikan pembuatan roti gembong sementara tim lainnya didedikasikan penuh untuk mengolah adonan donat kentang.
Proses pengolahan roti gembong menuntut ketelitian yang luar biasa karena adonan harus dipastikan benar-benar kalis serta dijaga secara konstan di dalam suhu ruangan yang cenderung dingin. Penggunaan ragi sebagai bahan pengembang utama membuat adonan ini menjadi sangat sensitif terhadap perubahan suhu di sekitarnya, sehingga kelalaian kecil dalam proses produksi bisa mengakibatkan kegagalan total yang merugikan.
Manajemen waktu juga menjadi kunci krusial dalam industri bakery modern karena setiap tahapan produksi sudah dilengkapi dengan alarm pengingat otomatis atau timer. Adonan tidak boleh dibiarkan terlalu lama atau melewati batas waktu yang ditentukan karena hal tersebut dapat memicu fenomena overproofing yang merusak tekstur dan bentuk akhir roti.
"Proses di dapur menuntut ketelitian tingkat tinggi karena setiap tahapannya dikontrol ketat oleh timer dengan jangka waktu yang presisi. Kelalaian kecil saja bisa berakibat fatal, seperti adonan mengalami overproofing atau menjadi bantat akibat kandungan air yang tinggi pada bahan kentang," ujar Wirda, Owner Oishi.
Tantangan yang jauh lebih kompleks justru ditemukan pada proses pembuatan donat kentang, mengingat karakteristik bahan baku kentang lokal yang memiliki kandungan air sangat melimpah. Formulasi takaran antara kentang dan tepung terigu harus diseimbangkan dengan sangat hati-hati agar adonan tidak menjadi terlalu berat yang pada akhirnya membuat donat menjadi bantat saat dimasukkan ke lemari pengembang (proving).
Untuk menjaga standar rasa yang pas di lidah semua kalangan masyarakat, takaran bahan baku dievaluasi secara ketat menggunakan timbangan digital hingga satuan gram terkecil karena sedikit saja ada selisih rumus akan mengubah cita rasa produk. Seluruh proses pembuatan ini juga wajib mengedepankan aspek higienitas yang tinggi karena kesterilan ruang dan alat kerja merupakan pondasi utama dalam menghasilkan produk makanan yang aman dikonsumsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....