DJPb Sulteng Siapkan Pendampingan Berkelanjutan, Bidik UMKM Tembus Pasar Ekspor
- 24 Jun 2026 15:11 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tengah memastikan pembinaan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak berhenti pada pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026.
Kepala Kanwil DJPb Sulawesi Tengah, Teddy Suhartadi Permadi, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing UMKM, mulai dari aspek legalitas, pemasaran hingga peluang ekspor.
“Forum ini bukan kegiatan yang selesai dalam satu hari. Kami akan menjaga kesinambungannya melalui berbagai agenda pembinaan agar UMKM bisa terus berkembang,” ujarnya di sela-sela kegiatan FKP 2026 di Palu, Rabu 24 Juni 2026.
Menurutnya, sejumlah program lanjutan telah disiapkan, antara lain pendampingan sertifikasi halal, penguatan kemasan produk, pemasaran digital, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana.
Dalam pelaksanaannya, DJPb akan menggandeng berbagai instansi seperti Kementerian Agama, Direktorat Jenderal Pajak, lembaga keuangan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak. Sertifikasi halal misalnya melibatkan Kementerian Agama, kemudian pembukuan dan perpajakan melibatkan instansi terkait. Semua dilakukan agar UMKM memiliki daya saing yang lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, DJPb juga menargetkan munculnya UMKM Sulawesi Tengah yang mampu menembus pasar ekspor. Menurutnya, produk-produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing jika didukung pengelolaan usaha yang profesional.
“Kami berharap ada UMKM Sulawesi Tengah yang bisa naik ke level ekspor. Itu menjadi salah satu cita-cita bersama yang terus kami dorong,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu, sinergi berbagai program pembiayaan dan pembinaan terus diperkuat untuk mempercepat pertumbuhan sektor usaha mikro di Sulawesi Tengah.
Melalui pendampingan berkelanjutan tersebut, DJPb berharap UMKM tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga mampu mengelola usaha secara profesional sehingga tumbuh lebih kuat, berkelanjutan, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....