Pesanan Fiktif Jadi Pembelajaran Penting untuk SnackyPlw
- 24 Feb 2026 18:17 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Aun Ramlah Maharani pernah mengalami kerugian akibat pesanan fiktif dari oknum tidak bertanggung jawab melalui layanan pesan singkat. Kejadian tersebut terjadi ketika pelanggan meminta pengembalian uang melalui kurir yang sudah dipesan sebelumnya tanpa konfirmasi transfer resmi.
Admin SnackyPLW langsung memberikan uang kepada kurir tanpa memastikan dana pelanggan sudah diterima sepenuhnya melalui rekening resmi dahulu. Akibatnya, usaha mengalami kerugian finansial karena pelanggan fiktif tidak pernah melakukan transfer pembayaran sesuai kesepakatan awal pemesanan produk.
“Kami langsung evaluasi dan melarang admin memberikan uang tunai tanpa bukti transfer jelas,” ujar Founder dan Pengelola SnackyPlw, Aun Ramlah Maharani.
Kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi tim agar lebih teliti memverifikasi setiap transaksi masuk sebelum diproses lebih lanjut. Prosedur baru diterapkan dengan mewajibkan konfirmasi pembayaran sebelum pesanan diproses atau dikirim kepada pelanggan secara resmi oleh admin.
Langkah pencegahan ini membantu melindungi usaha dari potensi penipuan serupa di masa mendatang yang merugikan operasional usaha SnackyPlw. Pelaku usaha juga meningkatkan pengawasan terhadap komunikasi dengan pelanggan melalui berbagai saluran pemesanan tersedia secara ketat di setiap harinya.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat penting bagi pelaku UMKM agar selalu waspada terhadap penipuan dalam transaksi digital modern sekarang.