BSI KC Palu Gajah Mada Dorong Literasi Investasi Emas
- 07 Okt 2026 15:50 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Bank Syariah Indonesia (BSI) terus mendorong literasi masyarakat mengenai investasi emas melalui layanan Bank Emas yang telah hadir di Indonesia. BSI menjadi salah satu pelopor layanan bank emas setelah memperoleh izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha bullion pada Februari 2025.
Sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat, BSI Kantor Cabang Palu Gajah Mada menggelar kegiatan NGOPI atau Ngobrol Perihal Investasi Emas, Rabu 7 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami peluang investasi emas, manfaat, serta cara berinvestasi secara tepat dan sesuai prinsip syariah.
Branch Manager BSI KC Palu Gajah Mada, Ahmad Yani Marasabessy, menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan pemahaman mengenai investasi emas, termasuk pentingnya menentukan tujuan investasi dan membangun kebiasaan investasi secara konsisten.
Menurut Ahmad Yani, emas dapat menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang karena memiliki nilai yang relatif terjaga dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan keuangan. Namun, masyarakat tetap perlu memahami mekanisme investasi sebelum memutuskan membeli emas.
"Investasi emas bukan hanya tentang membeli emas, tetapi bagaimana masyarakat memahami tujuan dan manfaatnya sehingga investasi tersebut bisa menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang,” ujar Ahmad Yani Marasabessy
BSI sebagai bank emas menyediakan sejumlah layanan emas, mulai dari emas digital, cicil emas hingga gadai emas. Layanan tersebut melengkapi ekosistem emas BSI dan memberikan pilihan kepada masyarakat sesuai kebutuhan serta kemampuan finansial masing-masing.
Melalui layanan Bank Emas, masyarakat juga dapat mengakses investasi emas secara digital melalui BYOND by BSI. Layanan tersebut memungkinkan masyarakat membeli emas dengan nominal terjangkau dan mengaksesnya tanpa terbatas tempat dan waktu.
Kegiatan NGOPI BSI KC Palu Gajah Mada bersama para mitra dan nasabah prioritas diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi emas sekaligus mendorong budaya pengelolaan keuangan yang lebih terencana.
Edukasi menjadi penting agar masyarakat tidak sekadar mengikuti tren kenaikan harga emas, tetapi memahami investasi berdasarkan tujuan dan kemampuan finansial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....