OJK Sulteng Tutup Puluhan Ribu Rekening Terkait Judi Online

  • 04 Okt 2026 04:19 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 32.454 rekening yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online telah ditutup hingga Mei 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal yang dilakukan OJK bersama sejumlah pemangku kepentingan melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal atau Satgas PASTI.

Asisten Manajer OJK Sulawesi Tengah, Imam Aliani Putra, mengatakan selain penutupan rekening, hingga Mei 2026 terdapat sekitar 51 ribu hubungan usaha dengan nasabah yang terindikasi berkaitan dengan perjudian online. Menurutnya, penanganan aktivitas tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan kepolisian.

“Per bulan Mei kemarin sudah menutup 32.454 rekening yang terindikasi judi online,” kata Imam.

Imam menjelaskan aktivitas judi online juga dapat berkaitan dengan persoalan keuangan lainnya, termasuk pinjaman daring ilegal dan investasi yang tidak diketahui legalitasnya. Menurutnya, ketika seseorang mengalami kekurangan dana akibat aktivitas perjudian, kondisi tersebut dapat mendorong pencarian sumber dana lain melalui tawaran pinjaman atau investasi dengan iming-iming keuntungan cepat.

OJK mengingatkan masyarakat agar memastikan legalitas setiap layanan keuangan sebelum menggunakannya. Masyarakat juga diminta menerapkan prinsip 2L, yakni legal dan logis, dengan memastikan layanan yang digunakan memiliki legalitas sekaligus menilai secara rasional setiap tawaran keuntungan yang diberikan.

Imam mengimbau masyarakat yang mengalami kerugian akibat aktivitas keuangan ilegal atau menemukan dugaan penipuan agar segera melakukan pelaporan melalui Indonesia Anti-Scam Centre atau IASC untuk mempercepat koordinasi penanganan. OJK juga mendorong masyarakat mengelola keuangan secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan produktif, menyiapkan dana darurat dan tabungan, serta menghindari perjudian karena kondisi keuangan yang sehat membutuhkan perencanaan, disiplin dan keputusan yang bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....