Prioritaskan Kebutuhan saat Gunakan THR

  • 13 Mar 2026 05:13 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh para pekerja. Dana tambahan ini sering kali dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan lebaran, mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan hidangan khas, hingga berbagi dengan keluarga. Namun tanpa pengelolaan yang baik, THR bisa cepat habis tanpa terasa.

Agar THR tidak habis begitu saja, penting bagi masyarakat untuk membuat perencanaan keuangan sejak awal. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah membagi THR ke dalam beberapa pos pengeluaran, seperti kebutuhan lebaran, tabungan, sedekah, dan dana darurat. Dengan cara ini, penggunaan THR menjadi lebih terarah dan tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menyisihkan sebagian THR sebagai tabungan atau saving. Menabung dari THR dapat membantu menjaga kondisi keuangan setelah lebaran, terutama karena kebutuhan hidup tetap berjalan seperti biasa. Bahkan sebagian orang memilih menabung dalam bentuk emas atau investasi kecil sebagai langkah menjaga nilai uang di masa depan.

Dalam hal berbelanja kebutuhan hari raya, penting untuk memprioritaskan barang yang benar-benar diperlukan. Membeli pakaian baru misalnya, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan. Jika pakaian lama masih layak digunakan, tidak ada salahnya menunda pembelian agar dana THR bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

Tips lainnya adalah membuat daftar belanja sebelum pergi ke pusat perbelanjaan atau berbelanja secara daring. Dengan daftar tersebut, masyarakat dapat lebih fokus pada kebutuhan utama seperti bahan makanan, kebutuhan rumah tangga, atau perlengkapan ibadah, sehingga tidak mudah tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

Astia, seorang ibu sekaligus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Donggala, mengaku selalu berusaha mengatur THR dengan bijak setiap tahunnya. Ia mengatakan bahwa pengelolaan THR sangat penting agar tidak menimbulkan masalah keuangan setelah perayaan lebaran usai.

“Biasanya saya langsung membagi THR untuk beberapa kebutuhan. Ada untuk belanja keperluan lebaran, ada juga yang langsung disimpan sebagai tabungan. Menurut saya yang penting belanja secukupnya saja, yang benar-benar dibutuhkan keluarga,” ujar Astia kepada RRI, Jumat (13/3/2026).

Dengan pengelolaan THR yang bijak serta kebiasaan belanja yang terencana, masyarakat tetap dapat merayakan lebaran dengan penuh kebahagiaan tanpa harus khawatir kondisi keuangan setelah hari raya. Perencanaan sederhana justru dapat membantu menjaga kestabilan keuangan keluarga dalam jangka panjang. (NDL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....