Senam 'Berani Bersinar' Jadi Upaya Baru Cegah Narkoba
- 08 Des 2025 13:01 WIB
- Palu
KBRN, Donggala: Di tengah derasnya arus zaman dan maraknya penyalahgunaan narkotika, lahir sebuah gerakan senam sederhana namun sarat makna: “Senam Berani Bersinar” di Kabupaten Donggala.
Senam yang merupakan akronim dari Bersama Anwar–Reny (Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah) Bersih dari Narkoba ini bukan sekadar rangkaian gerak tubuh. Ia hadir sebagai pengingat bahwa manusia selalu memiliki ruang untuk memilih terang, meski sempat terjebak dalam gelapnya penyalahgunaan zat terlarang.
Diproyeksikan bagi generasi muda, terutama pelajar SMA sederajat, Senam Berani Bersinar dirancang dengan bahasa gerak yang mudah dipahami: dinamis, ritmis, dan menyatu antara kesehatan jasmani serta keteguhan rohani. Perpaduan inilah yang membuat senam ini cepat diterima dan dipraktikkan para peserta didik.
Setiap gerakannya menyimpan filosofi mendalam. Langkah tegak di awal menggambarkan tekad kuat meninggalkan ketergantungan narkoba. Putaran tangan yang terbuka ke atas menandai penerimaan diri dan kesiapan untuk berubah. Sementara gerakan melangkah ke depan melambangkan komitmen menapaki babak baru yang lebih bersih, sehat, dan bermakna.
Menambah kekuatan pesan, senam ini diiringi lagu “Indonesia Bersinar” yang dinyanyikan oleh putra daerah Sulawesi Tengah yang kini bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN), Iptu Hasan Tipo. Lirik dan iramanya mempertegas semangat antinarkoba dalam setiap gerakan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Sarifah Mogili, M.Pd., adalah inisiator dari senam ini. Ia menjelaskan bahwa awalnya senam tersebut diperlombakan sebagai cabang Senam Kreasi Berani Bersinar pada rangkaian peringatan HUT Ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Donggala.
Pada momen itu, SMA Negeri 1 Banawa terpilih sebagai juara. Pengumuman pemenang disampaikan pada puncak perayaan HUT PGRI dan HGN tingkat Kabupaten Donggala yang berlangsung di Kecamatan Sojol Utara, Selasa (25/11).
Gerakan senam tersebut kemudian mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Donggala Vera Elena Laruni. Sarifah menuturkan bahwa pemerintah daerah berencana menerapkan Senam Berani Bersinar di seluruh satuan pendidikan.
“Keterangan dari ibu Bupati bahwa senam ini akan dilaksanakan dan diterapkan di sekolah, dalam hal ini di tingkatan SD dan SMP,” ungkap Sarifah, Senin (8/12).
Tak berhenti di situ, dukungan terhadap senam ini kembali mengalir saat perayaan HUT PGRI dan HGN tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali, Sabtu (6/12/2025).
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid turut memberikan apresiasi dan berkomitmen untuk mulai menerapkan senam tersebut di sekolah-sekolah di Sulteng, dengan Kota Palu sebagai titik awal.
Sarifah mengaku bangga sekaligus haru atas apresiasi yang datang dari dua kepala daerah tersebut. Dia menegaskan bahwa ide ini berasal dari keresahannya melihat makin banyaknya generasi muda yang terjebak dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui ceramah atau sosialisasi sesaat, tetapi harus masuk ke ruang yang dekat dengan kehidupan siswa, salah satunya melalui aktivitas yang menyenangkan seperti senam.
“Anak-anak SMA itu cepat bosan kalau hanya mendengar penyuluhan. Mereka butuh hal yang membuat mereka bergerak, gembira, dan merasa terlibat. Dari situlah saya berpikir membuat senam yang menyimpan pesan moral,” kata Sarifah.
Lebih dari sekadar gerakan, ia ingin senam ini menjadi ruang pembiasaan. Setiap kali siswa melakukan gerakan awal, mereka diingatkan untuk menolak ajakan negatif. Setiap melangkah ke depan, mereka kembali menegaskan komitmen hidup sehat dan produktif. Gerakan menjadi syair, syair menjadi pesan yang meresap tanpa terasa. Apalagi, lagu “Indonesia Bersinar” yang mengiringinya semakin memperkuat semangat itu.
“Harapan saya, senam ini tidak hanya menjadi bagian dari lomba atau acara seremonial. Saya ingin ia hidup, menjadi kebiasaan baik di sekolah-sekolah, menjadi identitas gerakan anti-narkoba dari Sulawesi Tengah untuk Indonesia,” ujarnya.
Senam Berani Bersinar kini telah melampaui tujuan awalnya. Dari sebuah lomba sederhana, ia menjelma menjadi gerakan pendidikan karakter yang mendapat dukungan dari dua kepala daerah sekaligus. Tidak menutup kemungkinan, senam ini akan menyebar lebih luas, menguatkan pesan bahwa pencegahan narkoba bisa dimulai dari langkah kecil, dari gerakan tubuh, dari ruang kelas, dari generasi muda yang berani memilih masa depan yang lebih terang.
Jika penerapannya terjadi dan kian meluas ke seluruh sekolah, maka Sarifah akan mencatat sebuah sejarah kecil bahwa dirinya pernah melahirkan sebuah gerakan sederhana namun bermakna, yang mengajak anak-anak muda untuk bangkit, bergerak, dan bersinar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....