Pemkot Palu Perkuat Kewaspadaan Siaga Bencana Hidrometeorlogi
- 03 Des 2025 08:46 WIB
- Palu
KBRN, Palu : Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Hidrometeorologi pada Selasa (2/12/2025). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Palu dan diikuti BPBD Kota Palu, TNI-Polri, Tagana, relawan, serta unsur kebencanaan lainnya.
Pada arahannya, Wawali Imelda menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan seluruh elemen di Kota Palu. Ia mengingatkan adanya bencana banjir dan hidrometeorologi yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Ia menyatakan bahwa potensi bencana harus diantisipasi secara menyeluruh oleh seluruh pihak.
“Tentunya kita menyadari potensi bencana yang terjadi, bagaimana saudara-saudara kita di Sumatera yang dilanda bencana luar biasa. Karena itu, kita di Kota Palu harus siap siaga menghadapi potensi tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Festival Ekonomi Kreatif Perempuan Angkat Kuliner Khas Taweli
Wakil wali kota menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah.
“Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi hingga media massa, semuanya memiliki peran dalam membangun kesiapsiagaan bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan sarana prasarana penanggulangan bencana harus dipastikan sebelum terjadi keadaan darurat. Apel dilanjutkan dengan pemeriksaan peralatan dari masing-masing regu, termasuk kesiapan logistik Tagana.
Wakil wali kota mengingatkan bahwa seluruh perangkat komunikasi juga harus berfungsi dengan baik.
“Jangan sampai ketika terjadi bencana, logistik kita tidak siap. Apel hari ini bukan main-main, kita lakukan dengan serius karena kita tidak tahu kapan bencana akan terjadi,” ucapnya.
Baca Juga: Polemik PPPK Palu Dinilai Penuhi Unsur Pelanggaran HAM
Ia juga meminta agar alat berat, alur komando, serta respons cepat dari seluruh unsur penanganan bencana dipastikan berjalan baik.
“Perlengkapan komunikasi harus siap. Tidak mungkin nanti kita hanya mengandalkan handphone. RAPI dan ORARI harus siap mendukung seluruh proses komunikasi darurat,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Imelda turut mengingatkan pembelajaran dari bencana besar 2018. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci penyelamatan dan pemerintah terus memperkuat sistem penanggulangan bencana.
Pemerintah Kota Palu juga mengeluarkan edaran resmi terkait potensi hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Melalui edaran tersebut, BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, angin kencang, dan gelombang pasang.
BPBD mengajak warga membersihkan lingkungan, menyiapkan Tas Siaga Bencana, dan melaporkan tanda-tanda ancaman kepada pemerintah kelurahan atau BPBD. Pemkot Palu berharap seluruh masyarakat tetap menjaga keselamatan selama periode cuaca ekstrem. (Sidik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....