Nomaya Mpae, Tari Tradisi Kaili tentang Jiwa Padi dan Harapan Panen

  • 12 Sep 2026 17:55 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Nomaya Mpae merupakan tari kreasi baru yang terinspirasi dari tradisi masyarakat Kaili dalam menjaga keberlangsungan tanaman padi. Tarian ini mengangkat kepercayaan tentang Maya Mpae, yang dimaknai sebagai jiwa atau isi padi dan dalam tradisi masyarakat juga dikenal sebagai Dewi Padi.

Tradisi Nomaya Mpae biasanya dilakukan ketika tanaman padi yang telah ditanam tidak menghasilkan bulir atau mengalami kondisi navaro. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, keadaan tersebut dikaitkan dengan hilangnya atau tidak hadirnya Maya Mpae, sehingga dilakukan sebuah upacara sebagai bentuk ikhtiar agar jiwa padi kembali dan tanaman dapat menghasilkan panen yang baik.

Rangkaian tradisi tersebut ditandai dengan pembuatan vunja berukuran kecil berbentuk segitiga. Dalam pelaksanaannya, masyarakat menyertakan mantra serta menaburkan sesuatu sebagai bagian dari ritual yang dipercaya dapat mengundang kembali Maya Mpae atau jiwa padi.

Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah karya seni pertunjukan bernama Tari Nomaya Mpae. Tarian ini tidak hanya menggambarkan ritual yang berkaitan dengan padi, tetapi juga menceritakan perjalanan kehidupan masyarakat agraris Kaili, mulai dari proses menanam, merawat tanaman, hingga tiba pada masa panen.

Gerak dalam Tari Nomaya Mpae disusun dengan mengambil inspirasi dari aktivitas masyarakat ketika mengolah lahan dan mengelola tanaman padi. Setiap rangkaian gerakan menjadi gambaran hubungan manusia dengan alam sekaligus ungkapan harapan masyarakat agar tanaman yang mereka usahakan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen yang melimpah.

Dengan iringan musik tradisional daerah Kaili, Tari Nomaya Mpae menjadi salah satu bentuk kreativitas dalam menghidupkan kembali nilai budaya leluhur melalui seni tari. Karya ini sekaligus menjadi media untuk mengenalkan kepada generasi muda tentang kearifan lokal masyarakat Kaili, khususnya tradisi pertanian, penghormatan terhadap alam, serta harapan dan kebersamaan yang menyertai setiap proses menuju masa panen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....