Atman Ajak Gen Z Bangga Gunakan Bahasa Daerah sebagai Identitas

  • 17 Jul 2026 20:15 WIB
  •  Palu

RRI. CO.ID, Palu – Generasi muda diharapkan tidak merasa malu menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa daerah dinilai bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga menjadi identitas budaya yang membedakan masyarakat Indonesia dengan bangsa lain.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Sigi, Atman, S.Pt., M.Si., saat menjadi narasumber dalam program Sarapan Uvempoi di RRI Pro 4 Palu. Ia mengajak generasi muda untuk tetap bangga menggunakan bahasa daerah di tengah perkembangan teknologi dan budaya global.

Menurut Atman, bahasa daerah merupakan warisan budaya yang harus dijaga bersama karena di dalamnya tersimpan nilai sejarah, adat istiadat, serta filosofi kehidupan masyarakat setempat.

"Jangan malu menggunakan bahasa daerah. Itu adalah identitas kita. Itu adalah kebanggaan yang tidak dimiliki semua orang," ungkap Atman.

Ia menambahkan, pelestarian bahasa daerah tidak harus dilakukan melalui kegiatan formal. Menggunakannya dalam percakapan sehari-hari bersama keluarga, teman, maupun komunitas sudah menjadi bentuk nyata menjaga keberlangsungan bahasa tersebut.

Dirinya berharap generasi muda memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan bahasa daerah kepada masyarakat yang lebih luas melalui berbagai konten kreatif, sehingga bahasa daerah semakin dikenal dan dicintai. Seluruh masyarakat, khususnya Generasi Z diminta untuk menjadi pelopor pelestarian bahasa daerah, karena menjaga bahasa daerah berarti menjaga identitas, sejarah, dan jati diri bangsa agar tetap lestari dari generasi ke generasi.





google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....