Bengkel Seni Pitate Jaga Seni di Kampus
- 02 Mei 2026 18:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Bengkel Seni Pitate Fakultas Pertanian Universitas Tadulako terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya di lingkungan kampus. Organisasi yang berdiri sejak 22 Juli 1996 itu menjadi wadah mahasiswa menyalurkan minat, bakat, sekaligus belajar berorganisasi.
Ketua Umum Bengkel Seni Pitate, Muhammad Awal mengatakan keberadaan komunitas seni sangat penting di tengah arus modernisasi yang semakin cepat. Menurutnya, seni dan budaya harus tetap dirawat agar tidak hilang ditelan zaman.
“Bengkel Seni Pitate berdiri karena saat itu belum ada wadah kesenian di Fakultas Pertanian. Para pendiri ingin kesenian di kampus tetap hidup,” ujarnya.
Ia menjelaskan, nama Pitate diambil dari bahasa Kaili yang berarti anyaman bambu. Filosofi itu menggambarkan kebersamaan, persatuan, dan proses merajut anggota menjadi satu kekuatan dalam organisasi.
Saat ini Bengkel Seni Pitate memiliki lima tangkai kesenian, yakni musik, tari, rupa, sastra, dan teater. Selain itu, organisasi ini juga membina kader melalui pendidikan kepemimpinan dan penguatan kelembagaan.
Ke depan, Bengkel Seni Pitate berharap semakin banyak mahasiswa tertarik bergabung agar seni budaya lokal tetap tumbuh di kalangan generasi muda dan kampus menjadi ruang kreativitas yang hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....