Masuk 60 Besar Nasional, Rendy Matangkan Persiapan Hadapi Kompetisi Barista

  • 18 Jul 2026 10:35 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Barista asal Kota Palu, M. Rendy Ahmad, terus mematangkan persiapan menghadapi tahapan lanjutan kompetisi Cangkir Barista Indonesia setelah berhasil menembus 60 besar dari 2.734 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena membawa nama Sulawesi Tengah bersaing di tingkat nasional.

Kompetisi tersebut tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam meracik kopi, tetapi juga menilai keterampilan komunikasi, pelayanan kepada pelanggan, bahasa tubuh, hingga kemampuan membangun usaha di industri kopi. Menurut Rendy, seluruh aspek tersebut menjadi bekal penting bagi seorang barista untuk berkembang di dunia profesional.

Untuk menghadapi seleksi berikutnya menuju 24 besar, Rendy terus meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat pelayanan kepada pelanggan, serta mengasah kemampuan berbahasa Inggris. Ia juga rutin berlatih di kedai sebagai bagian dari menjaga konsistensi teknik dan kualitas pelayanan yang menjadi salah satu aspek penilaian dalam kompetisi.

"Yang paling sulit sebenarnya bukan saat tampil di atas panggung, tetapi membangun kebiasaan yang baik setiap hari. Rutinitas kita di kedai akan terlihat ketika diuji, jadi disiplin dan konsisten itu yang terus saya persiapkan," ujar Rendy kepada RRI, Jum'at (17/07/2026).

Selain berlatih secara mandiri, Rendy memanfaatkan pengalaman mengikuti pelatihan bersama mentor nasional maupun internasional untuk memperkuat mental bertanding. Baginya, kesempatan belajar langsung dari para praktisi dan juara dunia menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan baru tentang industri kopi.

Rendy menilai kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan ruang belajar untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus membangun jejaring dengan para pelaku industri kopi dari seluruh Indonesia. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk terus berkembang dan membawa kopi Sulawesi Tengah semakin dikenal di tingkat nasional.

Melalui pencapaian tersebut, Rendy berharap semakin banyak barista muda di Sulawesi Tengah berani mengikuti kompetisi dan tidak ragu mengembangkan kemampuan. Menurutnya, siapa pun memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional selama mau belajar, menghargai proses, dan terus meningkatkan kualitas diri tanpa henti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....