Dari Pondok Kecil di Sulteng, Kisah Fadhel Galendo Raih Best Delegate ICSM
- 30 Sep 2026 09:07 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Muhammad Fadhel Galendo, santri asal Sulawesi Tengah, berhasil meraih penghargaan Best Delegate dalam International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 yang berlangsung pada Agustus 2026. Prestasi tersebut mengantarkan nama Sulawesi Tengah ke panggung internasional sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan akses dan biaya bukan alasan untuk berhenti mengejar kesempatan.
Fadhel menjadi peserta pertama dari Sulawesi Tengah yang mengikuti program tersebut. Dari sekitar 60 peserta, ia menjadi salah satu dari tiga peserta yang memperoleh fasilitas fully funded untuk mengikuti rangkaian kegiatan internasional di sejumlah negara. Perjalanan tersebut sekaligus menjadi pengalaman bagi Fadhel dalam bidang kepemimpinan, jejaring, dakwah, dan pengembangan peran santri di tengah masyarakat.
Kepada RRI, Fadhel menceritakan perjalanan menuju forum internasional itu tidak berlangsung mudah. Setelah dinyatakan lolos, ia masih harus memikirkan biaya perjalanan dari Palu menuju Jakarta karena fasilitas yang diperolehnya belum mencakup ongkos menuju titik keberangkatan. Ia kemudian menyusun proposal dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari dukungan.
Di tengah proses tersebut, kondisi keuangannya sempat sangat terbatas. Uang yang dimilikinya bahkan hanya cukup untuk membeli tiket perjalanan menuju Jakarta, sementara kepastian biaya kepulangan belum sepenuhnya tersedia. Dukungan terbesar datang dari keluarga, terutama sang ibu, yang mendorong Fadhel tetap berangkat ketika ia mulai mempertimbangkan untuk mengurungkan niatnya.
“Saya belajar bahwa kita tidak selalu harus tahu bagaimana semuanya akan selesai. Kadang tugas kita hanya memastikan hari ini kita sudah melakukan bagian kita sebaik mungkin.” kata Fadhel.
Kesempatan itu akhirnya membawa Fadhel mengikuti perjalanan lintas negara dan memperluas pengalamannya. Dari sekitar 60 peserta, ia menutup perjalanan tersebut dengan meraih Best Delegate, gelar tertinggi dalam ICSM. Bagi Fadhel, pencapaian itu bukan sekadar penghargaan pribadi, tetapi menjadi pesan bahwa santri dari daerah juga memiliki kesempatan untuk berkembang, membangun jejaring, dan berkontribusi di ruang yang lebih luas apabila berani mengambil kesempatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....