Musim Kemarau Jadi Momentum Introspeksi Diri Umat Islam

  • 21 Sep 2026 20:31 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Musim kemarau dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan Ustaz Fikri Bajaber, Lc., M.Hi., dalam program Mutiara Pagi Islami berjaringan RRI.

Ustaz Fikri mengatakan, kemarau maupun hujan merupakan bagian dari ketetapan dan kehendak Allah SWT. Namun, menurutnya, manusia tetap perlu memahami adanya sebab dan akibat dalam setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan.

“Kemarau dan hujan, siang dan malam, semua terjadi dengan kehendak dan takdir Allah subhanahu wa ta'ala. Namun Allah juga menjadikan sebab dan akibat dalam setiap sesuatu yang terjadi,” ujar Ustaz Fikri.

Dalam menghadapi musim kemarau, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Ia menyebut salat istisqa sebagai salah satu tuntunan yang diajarkan Rasulullah SAW ketika terjadi kekeringan, sebagai bentuk permohonan agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan.

Ustaz Fikri menambahkan, kondisi kemarau juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap perilaku manusia dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini menjadi introspeksi bagi diri kita. Oleh karena itu, sepatutnya ketika Allah menguji kita dengan berbagai macam musibah, kita kembali melakukan evaluasi terhadap diri kita dan memperbaiki apa yang masih kurang,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....