Bangkitkan Kepercayaan Diri Siswi Palu, Generation Girl Gelar EGTS

  • 13 Agt 2026 15:03 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Rendahnya tingkat kepercayaan diri serta kekhawatiran akan stigma sosial kerap menjadi hambatan bagi remaja perempuan untuk menekuni bidang sains dan teknologi. Menanggapi kondisi tersebut, komunitas Generation Girl Chapter Palu meluncurkan program unggulan bertajuk Elective Goes to School (EGTS) guna menjangkau siswi di berbagai sekolah.

Melalui program pelatihan interaktif ini, tim relawan mendatangi sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) se-Kota Palu untuk memberikan pengenalan dasar mengenai kecerdasan buatan (AI), data science, hingga perancangan antarmuka aplikasi (UI/UX design) secara menyenangkan.

Chapter Lead Generation Girl Palu, Andi Gita Magfira Pratiwi Putri, menjelaskan bahwa metode edukasi yang dibawa dikemas secara komunikatif untuk membongkar rasa canggung dan meningkatkan keberanian para siswi dalam berpendapat di depan umum.

"Saat turun ke sekolah-sekolah, kami sering melihat siswi masih takut dan ragu untuk maju atau bertanya. Kami memberikan stimulasi interaktif dan ruang aman agar mereka berani bersuara. Begitu mereka mencoba, ternyata potensi dan antusiasme belajar mereka di bidang teknologi sangat luar biasa," tutur Andi Gita.

Tak hanya menyasar kalangan sekolah, komunitas ini juga aktif menjalin kolaborasi lintas sektor di Kota Palu. Salah satu aksi nyatanya adalah bekerja sama dengan lembaga kesehatan untuk mengedukasi perempuan mengenai kesehatan reproduksi yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi medis modern.

Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan pendanaan dan jumlah pengurus di daerah, Generation Girl Palu terus berkomitmen menghadirkan program-program pelatihan digital secara inklusif dan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Relawan Generation Girl Palu, Tenri, menambahkan bahwa keberadaan komunitas ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan baru di ranah teknologi yang percaya diri serta berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

"Bagi para remaja perempuan di Kota Palu, jangan pernah ragu untuk mengambil kesempatan belajar hal baru. Mumpung ada wadah untuk belajar bersama, manfaatkan peluang ini untuk menyuarakan gagasan dan mengasah potensi diri di dunia digital," tegas Tenri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....