Putra-Putri Sulteng Kampanyekan Penyelamatan Ikan Rono

  • 27 Jul 2026 14:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Ajang Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi wadah pengembangan kemampuan public speaking dan kepemimpinan generasi muda, tetapi juga mengambil peran dalam mengampanyekan pelestarian lingkungan. Salah satu isu yang diangkat adalah penyelamatan ikan Rono, spesies endemik berukuran mikro yang hidup di kawasan Danau Poso, Tentena, dan kini menghadapi ancaman kepunahan.

Melalui kolaborasi dengan komunitas Progres, Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah mengajak masyarakat untuk lebih mengenal keberadaan ikan Rono sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem Danau Poso. Kampanye tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi agar para finalis tidak hanya tampil sebagai duta budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai agen perubahan di bidang lingkungan.

Founder Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah, Muhammad Fahri Hidayat, mengatakan bahwa ajang yang dipimpinnya dibangun dengan konsep yang lebih luas daripada sekadar kompetisi penampilan. Menurutnya, setiap finalis harus memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial maupun lingkungan yang terjadi di Sulawesi Tengah.

"Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa ajang putra-putri bukan hanya soal selempang dan mahkota. Para finalis harus memiliki kontribusi nyata bagi daerah, termasuk menjadi penyambung informasi mengenai pelestarian lingkungan dan kekayaan hayati Sulawesi Tengah," ujar Fahri.

Ia menjelaskan, pemilihan ikan Rono sebagai salah satu fokus kampanye bukan tanpa alasan. Selain merupakan spesies endemik yang hanya ditemukan di Danau Poso, keberadaannya semakin terancam akibat perubahan ekosistem dan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat alami ikan tersebut.

Menurut Fahri, kolaborasi dengan komunitas Progres dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi yang menyasar masyarakat dan generasi muda. Edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pelestarian spesies endemik merupakan tanggung jawab bersama.

"Kami percaya generasi muda memiliki peran besar dalam menyampaikan pesan-pesan konservasi. Karena itu, para finalis kami dorong untuk aktif berkolaborasi dengan berbagai komunitas agar kampanye pelestarian lingkungan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat," katanya.

Selain mempromosikan budaya dan potensi wisata Sulawesi Tengah, Ikatan Putra-Putri Sulawesi Tengah juga terus mendorong setiap anggotanya terlibat dalam berbagai gerakan sosial, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan duta daerah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya alam dan masa depan Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....