Hari Anak Nasional di Palu, Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Jadi Prioritas

  • 25 Jul 2026 16:20 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, sebanyak 14 Taman Kanak-Kanak (TK) di bawah binaan Pengawas TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Meike Irmawati Tompira, S.Pd., M.Pd., menggelar berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif di halaman Kantor Wali Kota Palu, Jum'at (24 Juli 2026. Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Palu, Moh. Fahri, S.E., M.Si., mewakili Wali Kota Palu.

Mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Kami", kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah.

Beragam aktivitas diselenggarakan dalam peringatan Hari Anak Nasional, mulai dari jalan santai, senam bersama, hingga kampanye "Anak Indonesia Hebat" yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat, disiplin, dan berkarakter sejak usia dini.

Dalam kampanye tersebut, anak-anak diperkenalkan tujuh kebiasaan baik yang diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, serta membangun kebiasaan hidup disiplin dan bertanggung jawab sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Pengawas TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Meike Irmawati Tompira, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam kehidupan anak.

"Kami ingin mengingatkan bahwa anak-anak tidak hanya perlu dibekali kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi yang paling penting adalah membangun karakter mereka sejak usia dini. Anak harus merasa disayangi, dilindungi, dihargai, dan memiliki lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya,"ujarnya.

Menurut Meike, keberhasilan pendidikan karakter tidak dapat dilakukan oleh sekolah saja, tetapi membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat.

"Kolaborasi guru dan orang tua menjadi kunci utama. Kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah harus terus dilanjutkan di rumah agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,"katanya.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kota Palu berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan bagi anak-anak, guru, dan orang tua, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Palu sebagai kota yang ramah anak, aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....