Komunitas Belajar Bahasa Indonesia Jadi Ruang Pertukaran Budaya Generasi Muda

  • 19 Jul 2026 10:33 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Komunitas Belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (KBBIPA) Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi wadah pembelajaran bahasa, tetapi juga ruang pertukaran budaya antara generasi muda Indonesia dan masyarakat internasional. Melalui kegiatan tersebut, para relawan memperoleh pengalaman mengajar sekaligus memperluas wawasan lintas budaya.

Salah satu pengurus KBBIPA Sulawesi Tengah, Sitti Atiyah Makbullah Labolo, kepada RRI mengatakan dirinya bergabung sebagai pengajar sejak komunitas itu berdiri pada 2024. Keinginannya saat itu adalah mengenal budaya dan bahasa dari berbagai negara melalui interaksi langsung dengan para pembelajar asing.

Menurut Tya, harapan tersebut terwujud karena proses pembelajaran berlangsung secara dua arah. Selain mengajarkan Bahasa Indonesia, para pengajar juga belajar memahami budaya, kebiasaan, dan cara pandang para peserta dari negara lain.

"Metode yang kami gunakan bukan hanya mengajar, tetapi juga berdiskusi mengenai perbedaan budaya Indonesia dengan negara asal mereka. Dari proses itu kami saling belajar sehingga tercipta pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi kedua belah pihak," ujar Tia dalam siaran Ngobras RRI, Sabtu (18/07/2026).

Ia menjelaskan, komunikasi selama pembelajaran umumnya menggunakan Bahasa Indonesia dengan dukungan Bahasa Inggris apabila diperlukan. Pendekatan tersebut memudahkan peserta memahami kosakata baru tanpa mengurangi penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama.

Proses belajar juga dilakukan secara interaktif melalui praktik langsung, penggunaan gestur tubuh, diskusi, serta kegiatan di ruang publik. Metode tersebut dinilai mampu membantu pembelajar asing memahami bahasa sekaligus mengenal budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pengalaman menjadi relawan di KBB BIPA memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengajar bahasa. Kegiatan tersebut turut meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas relasi internasional, serta memperkuat peran generasi muda dalam mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....